Calon PM Israel Jawab Tuduhan Ingin Perang dengan Iran

Senin, 18 Februari 2019 - 14:38 WIB
Calon PM Israel Jawab...
Calon PM Israel Jawab Tuduhan Ingin Perang dengan Iran
A A A
MUNICH - Calon perdana menteri (PM) Israel Benny Gantz, yang berambisi menggantikan Benjamin Netanyahu, mengatakan dirinya tidak akan membiarkan Iran memiliki bom nuklir. Dia juga merespons tuduhan Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif bahwa Tel Aviv mencari perang dengan Teheran .

Gantz adalah mantan kepala staf Pasukan Pertahanan Israel (IDF) yang memimpin Perang Gaza 2014 terhadap Hamas. Dia juga memimpin Partai Ketahanan Israel.

Gantz mengatakan apa yang disampaikan Menlu Zarif soal Israel menginginkan perang dengan Iran adalah kebohongan.

"Jangan percaya kebohongan Zarif," kata Gantz. Menurutnya, dia dan PM Benjamin Netanyahu melihat dengan mata langsung pada masalah Iran.

"Bukan rahasia lagi bahwa Perdana Menteri Netanyahu adalah saingan politik saya. Kami tidak setuju pada banyak masalah. Tapi jangan salah, kami berdua adalah putra setia bangsa yang sama," ujarnya, seperti dikutip Ynet, Senin (18/2/2019).

"Ketika keamanan Israel berada di bawah ancaman, tidak ada siang hari di antara kami. Pada masalah kritis ini tidak ada kanan atau kiri. Tidak ada koalisi atau oposisi," katanya.

"Ketika datang untuk membela Israel, kami bersatu! Saya berdiri bahu-membahu dengan Perdana Menteri Netanyahu dalam perang melawan agresi Iran," kata Gantz.

Selain itu, mantan kepala staf IDF ini menekankan bahwa orang-orang Yahudi dan negara Yahudi tidak akan pernah lagi menempatkan nasib mereka di tangan orang lain.

"Saya juga berdiri di sini sebagai Benny, putra Malka dan Nachum Gantz, yang selamat dari Holocaust. Itu adalah momen yang sangat emosional bagi saya," paparnya.

"Dalam banyak hal, hidup saya telah dimulai sebelum saya lahir. Itu dimulai pada saat ibu saya Malka berjalan keluar dari kamp konsentrasi Bergen-Belzen. Saya akan selalu mengingat orang-orang yang tidak pernah keluar," katanya.

"Ketika ibu saya muncul dari malapetaka terburuk dalam sejarah manusia, dia memilih hidup daripada mati. Bersama dengan ratusan ribu orang Yahudi, dia kembali ke tanah air kuno kita, membangun sebuah rumah, membesarkan 4 anak dan berpartisipasi dalam salah satu manusia yang paling luar biasa. upaya era modern; kelahiran kembali Israel!," imbuh dia

"Di sini, di Munich saya katakan; orang-orang Yahudi dan negara Yahudi tidak akan pernah lagi menempatkan nasibnya di tangan orang lain. Kami akan melindungi diri kami sendiri dan menjamin masa depan orang-orang kami," kata Gantz.

Dia juga menyinggung sikap anti-Semitisme yang berkembang di seluruh dunia. Menurutnya, fenomena ini bukan hanya masalah Yahudi.

"Anti-Semitisme mengangkat kepalanya yang buruk lagi. Tidak hanya di lorong-lorong gelap, tetapi di tempat terbuka. Di lapangan publik, universitas, dan demonstrasi politik. Kebencian kuno meracuni hati dan pikiran di seluruh dunia," katanya.

"Sebagai Perdana Menteri Israel berikutnya, saya tidak akan menunjukkan toleransi terhadap kebencian patologis terhadap Yahudi atau yang lainnya," kata Gantz.
(mas)
Berita Terkait
Iran Klaim Tidak Perlu...
Iran Klaim Tidak Perlu Senjata Nuklir
Iran: Ironis, Israel...
Iran: Ironis, Israel Bangun Fasilitas Senjata Nuklir tapi Diperlakukan Istimewa
Iran: Senjata Nuklir...
Iran: Senjata Nuklir Israel Adalah Ancaman Nyata di Timur Tengah!
Menhan Israel: Iran...
Menhan Israel: Iran Bisa Buat 5 Bom Nuklir
Punya Senjata Nuklir,...
Punya Senjata Nuklir, Pakistan Akan Selalu Dukung Iran
Diabaikan Rusia, Iran...
Diabaikan Rusia, Iran Merapat Pakistan yang Punya Senjata Nuklir
Berita Terkini
Sebuah Mobil Tabraki...
Sebuah Mobil Tabraki Kerumunan Pawai LGBTQ, 1 Tewas, 17 Luka
27 menit yang lalu
Trump Batal Serang Iran...
Trump Batal Serang Iran Besar-besaran usai Jenderal AS Peringatkan Krisis Rudal Patriot
1 jam yang lalu
Ketika Demo Partai Kecoa...
Ketika Demo Partai Kecoa Berhasil Memaksa Menteri Pendidikan India Mundur atas Bocornya Soal Ujian
1 jam yang lalu
Mengapa Venezuela Masih...
Mengapa Venezuela Masih Tak Bisa Ambil 31 Ton Emas yang Disimpan di Bank of England?
2 jam yang lalu
AS: Turki Belum Memenuhi...
AS: Turki Belum Memenuhi Syarat untuk Memiliki Jet Tempur Siluman F-35
2 jam yang lalu
Iran Klaim Hancurkan...
Iran Klaim Hancurkan 11 Pesawat Militer dan Bunuh 200 Tentara AS, Sebut Data Pentagon Bohong
3 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved