Israel Bekukan Uang Pajak Palestina Senilai Rp1,9 Triliun

Senin, 18 Februari 2019 - 08:12 WIB
Israel Bekukan Uang...
Israel Bekukan Uang Pajak Palestina Senilai Rp1,9 Triliun
A A A
TEL AVIV - Israel menahan atau membekukan uang sebesar USD138 juta atau lebih dari Rp1,9 triliun milik Palestina yang dikumpulkan dari pajak. Tindakan itu diklaim sebagai pembalasan terhadap Otoritas Palestina karena membayar keluarga yang dipenjara atas kejahatan anti-Israel.

Langkah pembekuan uang sebesar itu diumumkan oleh Kabinet Keamanan Israel pada hari Minggu, ketika memutuskan untuk memberlakukan hukum, yang disahkan oleh parlemen Israel Juli lalu.

Undang-undang yang disahkan memungkinkan Israel untuk membekukan dan memotong dana dari pendapatan pajak Palestina. Otoritas Palestina selama ini memang membayar keluarga dari mereka yang dipenjara oleh Tel Aviv serta mantan tahanan.

Menurut data pemerintah Israel, pada tahun lalu, uang sebesar USD138 juta dibayarkan telah dibayarkan oleh Otoritas Palestina kepada orang-orang seperti itu.

Palestina melihat tunjangan itu sebagai program kesejahteraan bagi para pahlawan perjuangan nasionalnya. Namun, Israel dan juga Amerika Serikat (AS) menganggapnya sebagai uang untuk menumbuhkan "terorisme".

Terlepas dari langkah Israel, otoritas Palestina bersikeras untuk melanjutkan pembayaran. Otoritas Palestina mengutuk keputusan Tel Aviv dengan sebutan "pencurian."

"Ini adalah upaya untuk menekan kami dan memeras kami," kata Wasel Abu Youssef, seorang pejabat Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), kepada Reuters, Senin (18/2/2019).

"Bahkan jika dibiarkan dengan hanya satu dolar, kita akan membayarnya kepada keluarga para martir, para tahanan dan yang terluka," lanjut dia.
(mas)
Berita Terkait
Alasan Amerika Serikat...
Alasan Amerika Serikat Tak Mengakui Palestina sebagai Negara Merdeka
Amerika Serikat Desak...
Amerika Serikat Desak Pemimpin Palestina Diganti, PLO Tak Terima
Gerakan Pro-Palestina...
Gerakan Pro-Palestina Meletus di Kampus-kampus Amerika Serikat
3 Alasan Donald Trump...
3 Alasan Donald Trump Mengusir Para Simpatisan Palestina dari Amerika Serikat
Langka, Amerika Serikat...
Langka, Amerika Serikat Jatuhkan Sanksi Terhadap Israel
5 Sosok Donatur Hamas...
5 Sosok Donatur Hamas yang Paling Diburu Amerika Serikat
Berita Terkini
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
20 menit yang lalu
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
49 menit yang lalu
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
1 jam yang lalu
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
1 jam yang lalu
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
2 jam yang lalu
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
2 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved