Kecewa dengan PM May, Jerman Serukan Referendum Kedua

Selasa, 22 Januari 2019 - 15:04 WIB
Kecewa dengan PM May,...
Kecewa dengan PM May, Jerman Serukan Referendum Kedua
A A A
BERLIN - Menteri Kehakiman Jerman, Katarina Barley, mengaku kecewa dengan rencana Perdana Menteri (PM) Inggris Theresa May untuk memecahkan kebuntuan atas Brexit. Ia pun menyarankan agar Inggris menggelar referendum kedua.

May pada hari Senin berusaha untuk memecahkan kebuntuan parlemen atas keluarnya Inggris dari Uni Eropa (UE). Ia mengusulkan untuk mencari konsesi lebih lanjut dari Uni Eropa pada rencana untuk mencegah pemeriksaan pabean di perbatasan Irlandia.

"Ya, saya kecewa. Itu bukan jalan ke depan," kata Barley kepada radio Deutschlandfunk seperti dikutip dari Reuters, Selasa (22/1/2019).

Ia mengatakan May telah melewatkan kesempatan untuk menggalang dukungan bagi kesepakatan Brexit yang disepakati dengan UE.

Barley, yang memiliki kewarganegaraan Jerman dan Inggris, mengatakan rancangan kesepakatan itu tidak akan diubah. Namun dia menambahkan mungkin ada kelonggaran dalam hal waktu jika ada referendum kedua.

"Ini bisa menenangkan situasi," cetusnya.

Sementara itu Michael Roth, menteri Jerman untuk urusan Eropa, juga menyatakan kekecewaannya dengan pidato May.

"Di mana rencana B? Hanya meminta teman ..." cuit Roth di akun Twitternya.

Seorang juru bicara pemerintah Jerman pada Senin malam mengatakan bahwa Jerman terus mengadvokasi Inggris untuk keluar secara teratur dan ia mengharapkan pemerintah Inggris untuk segera menyetujui proposal yang didukung oleh mayoritas parlemen.

Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan pada akhir pekan lalu akan melakukan semua yang ia bisa untuk memastikan Inggris meninggalkan Uni Eropa dengan perjanjian.
(ian)
Berita Terkait
Langgar Kesepakatan...
Langgar Kesepakatan Brexit, UE Seret Inggris ke Jalur Hukum
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Inggris Pisah dari UE,...
Inggris Pisah dari UE, Antara Optimisme dan Pesimisme
PM Inggris Bantah Berupaya...
PM Inggris Bantah Berupaya Batalkan Kesepakatan Brexit
Perdana Menteri Inggris...
Perdana Menteri Inggris Lupa Brexit Sudah Terjadi
PM Johnson: Inggris...
PM Johnson: Inggris Memilih Brexit Bukan Karena Tekanan Rusia
Berita Terkini
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
1 jam yang lalu
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
1 jam yang lalu
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
2 jam yang lalu
Ilmuwan AS Ini Pelajari...
Ilmuwan AS Ini Pelajari Uji Coba Nuklir Korut, tapi Ditangkap China karena Melakukan Spionase
4 jam yang lalu
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
4 jam yang lalu
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
6 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved