Perdana Menteri Inggris Lupa Brexit Sudah Terjadi

Sabtu, 12 Agustus 2023 - 12:48 WIB
loading...
Perdana Menteri Inggris...
Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak. Foto/REUTERS
A A A
LONDON - Kantor Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak tampaknya telah melupakan referendum Brexit 2016 yang menyebabkan penarikan negara itu dari Uni Eropa (UE).

Akun resmi No. 10 Downing Street di X, platform media sosial yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, mengklaim pada Kamis dalam pesan yang menggembar-gemborkan investasi Inggris dalam kecerdasan buatan (AI) bahwa negara tersebut adalah rumah bagi “perusahaan AI dua kali lebih banyak daripada negara Uni Eropa lainnya.”

Unggahan itu kemudian dihapus dan diganti kurang dari satu jam kemudian dengan grafik yang telah direvisi mengatakan, "Perusahaan AI dua kali lebih banyak daripada negara UE mana pun."

Ironisnya, Sunak mendukung referendum Brexit sebagai anggota parlemen Partai Konservatif pada tahun 2016, dengan mengatakan dia melihatnya sebagai “kesempatan sekali dalam satu generasi bagi negara kita untuk mengambil kembali kendali atas takdirnya.”

Awal tahun ini, Sunak mencapai kesepakatan dengan UE untuk memudahkan aliran barang-barang Inggris ke Irlandia Utara, kesepakatan yang dikecam mantan perdana menteri Boris Johnson karena memungkinkan blok tersebut mempertahankan kendali atas perdagangan di negara tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Wabah Ebola RD Kongo...
Wabah Ebola RD Kongo Tembus 2.000 Kasus, Tewaskan 754 Korban
Iran Tolak Negosiasi...
Iran Tolak Negosiasi dengan AS saat Ini, Fokus Perang
Rekomendasi
24 Penumpang KM Nurul...
24 Penumpang KM Nurul Salsa Belum Ditemukan, Basarnas Lanjutkan Pencarian
Perbaikan Jalan Imbas...
Perbaikan Jalan Imbas Proyek MRT, Halte Kebon Sirih Arah Kota Ditutup Jumat Malam hingga Senin Pagi
Cing Abdel Curahkan...
Cing Abdel Curahkan Kerinduan untuk Temon, Kenang Tawa dan Lagu Favorit
Berita Terkini
Balas AS, Iran Ancam...
Balas AS, Iran Ancam Serang Habis-habisan Infrastruktur Regional
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
Ini 2 Kapal Induk dan...
Ini 2 Kapal Induk dan 22 Kapal Perang AS yang Blokade Iran
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved