Korban Tewas Ledakan Pipa BBM di Meksiko Bertambah Jadi 91

Selasa, 22 Januari 2019 - 08:58 WIB
Korban Tewas Ledakan...
Korban Tewas Ledakan Pipa BBM di Meksiko Bertambah Jadi 91
A A A
MEXICO CITY - Korban tewas akibat ledakan pipa bahan bakar di Meksiko tengah pekan lalu naik menjadi 91 pada hari Senin. Sementara itu Petroleos Mexicanos (Pemex) mempertahankan argumen terhadap tindakan yang diambilnya terhadap salah satu insiden paling mematikan yang menimpa perusahaan minyak yang dikelola pemerintah tersebut selama bertahun-tahun.

Ratusan orang di dekat kota kecil Tlahuelilpan di negara bagian Hidalgo bergegas untuk mengumpulkan bahan bakar dari saluran yang mengalir deras yang menurut pihak berwenang telah dilubangi oleh pencuri, dan belasan orang kemudian terperangkap dalam ledakan yang terjadi.

Ledakan itu terjadi menyusul kekurangan bensin parah di Meksiko tengah setelah Presiden Andres Manuel Lopez Obrador pada akhir Desember melancarkan penumpasan besar-besaran terhadap pencurian bahan bakar, memerintahkan jaringan pipa ditutup dalam upaya untuk menggagalkan kegiatan kriminal.

Beberapa orang di lokasi ledakan mengatakan kekurangan itu telah mendorong penduduk setempat untuk mencoba menutupi defisit dengan mengumpulkan bahan bakar dari pipa yang pecah - sebuah versi peristiwa yang didukung oleh para pejabat di pemerintah negara bagian.

“Pada bagiannya, itu adalah kekurangan (bensin); orang berkata: 'ada bensin di sini, ini gratis'. ‘Itu (bensin) tumpah ke tanah, mari kita ambil’," kata Gubernur Hidalgo Omar Fayad seperti dikutip dari Reuters, Selasa (22/1/2019).

Pada hari Senin, sebuah saluran pipa dilubangi oleh tersangka pencuri beberapa km barat daya Tlahuelilpan di desa Teocalco, tetapi dengan cepat ditutup oleh tentara, kata Fayad.

Fayad menambahkan bahwa 91 korban tewas sejauh ini telah dikonfirmasi dari ledakan pada hari Jumat dan bahwa jumlah korban akhir kemungkinan akan melebihi 100.

Pemerintah Lopez Obrador telah mengawasi dengan cermat penanganan insiden tersebut, dan muncul pertanyaan tentang mengapa Pemex membutuhkan waktu lama untuk menutup pipa, setelah mengetahui tentang pecahnya pipa tersebut berjam-jam sebelum ledakan.

Seorang insinyur Pemex mengatakan pada konferensi pers pada hari Senin bahwa pada awalnya kebocoran itu hanya "genangan air kecil" tetapi kemudian tumbuh menjadi "air mancur." Dalam 20 menit setelah penilaian itu, kata insinyur itu, perusahaan baru dapat mengambil tindakan.

Tidak jelas apakah tindakan itu termasuk mematikan aliran bahan bakar di dalam pipa.

Kepala Eksekutif Pemex Octavio Romero mengatakan timnya mengikuti protokol, meskipun ia tidak akan mengkonfirmasi atau menyangkal apakah ada kelalaian atau korupsi terkait dengan keterlambatan penutupan pipa.

"Semuanya akan dilihat," katanya.

Jaksa Agung Meksiko Alejandro Gertz mengatakan setiap kelalaian oleh pihak berwenang sedang diselidiki dan pejabat yang terlibat akan dipanggil untuk diperiksa minggu ini.
(ian)
Berita Terkait
Gempa Berkekuatan Magnitudo...
Gempa Berkekuatan Magnitudo 7,6 Mengguncang Pantai Pasifik Meksiko
Puluhan Kerangka Mammoth...
Puluhan Kerangka Mammoth Ditemukan di Mexico City
Meksiko Mau Tukar Pesawat...
Meksiko Mau Tukar Pesawat Kepresidenan dengan Alat Medis
Presiden Meksiko Segera...
Presiden Meksiko Segera Undi Lotere Berhadiah Pesawat Mewah
Presiden Meksiko Ingin...
Presiden Meksiko Ingin Segera Selesaikan Penjualan Jet Mewah
Aktris Meksiko Ditembak...
Aktris Meksiko Ditembak Mati Saat Menunggu Putranya Main Bola
Berita Terkini
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
39 menit yang lalu
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
2 jam yang lalu
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
2 jam yang lalu
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
3 jam yang lalu
Ilmuwan AS Ini Pelajari...
Ilmuwan AS Ini Pelajari Uji Coba Nuklir Korut, tapi Ditangkap China karena Melakukan Spionase
4 jam yang lalu
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
5 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved