Akankah Donald Trump Jadi Presiden AS yang Pertama Dipenjara? Jawabannya Sudah Bisa Ditebak

Minggu, 02 Juni 2024 - 23:23 WIB
loading...
Akankah Donald Trump...
Donald Trump seperti tidak akan dipenjara karena kasus kejahatan yang dilakukannya. Foto/AP
A A A
WASHINGTON - Mantan Presiden AS Donald Trump dihukum karena memalsukan catatan untuk menutupi pembayaran uang tutup mulut yang diberikan kepada bintang film dewasa Stormy Daniels menjelang pemilihan presiden Amerika Serikat tahun 2016.

Keputusan ini menjadikan Trump sebagai presiden pertama dalam sejarah Amerika Serikat yang dihukum karena tuduhan pidana.

Trump Dinyatakan Bersalah atas 34 Kasus Kejahatan

Akankah Donald Trump Jadi Presiden AS yang Pertama Dipenjara? Jawabannya Sudah Bisa Ditebak

Foto/AP

Setelah tujuh minggu persidangan, tak lama setelah pukul 17.00 waktu setempat (21.00 GMT) pada hari Kamis, juri Kota New York dengan suara bulat memutuskan dia bersalah atas 34 tuduhan kejahatan pemalsuan catatan bisnis tingkat pertama.

Daniels mengklaim bahwa menjelang pemilu tahun 2016 yang akhirnya dimenangkan Trump, dia membayarnya sebesar USD130.000 agar tetap bungkam atas hubungan seksual yang mereka berdua alami satu dekade sebelumnya. Trump membantah perselingkuhannya.

Mantan pengacara Trump, Michael Cohen, melakukan pembayaran tersebut, dan bersaksi bahwa dia bertindak berdasarkan perintah langsung Trump. Cohen menegaskan Trump membayarnya kembali, menggunakan uang yang dikumpulkan untuk kampanye pemilihannya.

Ke-34 dakwaan tersebut berkaitan dengan berbagai cara Trump mengkategorikan uang tutup mulut ini sebagai biaya hukum dalam catatannya, yang menurut pengadilan meliputi:

Kecil Kemungkinan Trump Akan Masuk Penjara

Akankah Donald Trump Jadi Presiden AS yang Pertama Dipenjara? Jawabannya Sudah Bisa Ditebak

Foto/AP

Melansir Al Jazeera, kecil kemungkinan Trump akan masuk penjara, meski secara teknis hal itu mungkin terjadi.

Meskipun membayar uang tutup mulut bukanlah hal yang ilegal, setiap dakwaan pemalsuan dapat dijatuhi hukuman mulai dari satu tahun hingga maksimal empat tahun. Jadi, secara teori, Trump bisa menghadapi hukuman total 136 tahun penjara.

Namun dalam praktiknya, jarang sekali orang yang hanya dihukum karena pemalsuan catatan bisnis dan tidak memiliki riwayat kriminal lain dijatuhi hukuman penjara di New York. Sebaliknya, hukuman seperti masa percobaan, denda atau pelayanan masyarakat lebih umum dilakukan.

Bahkan mereka yang dijatuhi hukuman penjara atas tuduhan pemalsuan biasanya menjalani hukuman satu tahun atau kurang, dan hal ini juga biasanya terjadi jika mereka juga dihukum karena kejahatan lain seperti penipuan atau pencurian besar-besaran – yang tidak berlaku bagi Trump.

Baca Juga: Politikus AS Cenderung Mendukung Kekejaman Israel, Berikut Alasannya

Vonis Jelang Konvensi Capres Partai Republik

Akankah Donald Trump Jadi Presiden AS yang Pertama Dipenjara? Jawabannya Sudah Bisa Ditebak

Foto/AP

Pada akhir persidangan hari Kamis, hukuman ditetapkan pada pukul 10 pagi (14:00 GMT) pada tanggal 11 Juli, atas permintaan pengacara pembela Todd Blanche.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina,...
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina, Warga Syok Dasar Laut kini Jadi Daratan
Rekomendasi
BPDP Dorong UMKM Perkebunan...
BPDP Dorong UMKM Perkebunan Naik Kelas lewat Inovasi Produk
Ruben Onsu Akui Sempat...
Ruben Onsu Akui Sempat Minta Bertemu Anak di Sekolah, Namun Gagal karena Alasan Ini
QS WUR 2027: UI Kembali...
QS WUR 2027: UI Kembali Jadi Universitas Terbaik di Indonesia, Bertahan di Top 200 Dunia
Berita Terkini
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Infografis
Profil Abdul Wahid yang...
Profil Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Jadi Gubernur Riau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved