Pyongyang: Setop Latihan Militer Asing di Semenanjung Korea

Rabu, 16 Januari 2019 - 04:47 WIB
Pyongyang: Setop Latihan...
Pyongyang: Setop Latihan Militer Asing di Semenanjung Korea
A A A
MOSKOW - Pyongyang menyerukan penghentian latihan militer yang melibatkan pasukan asing di Semenanjung Korea. Hal itu dikatakan Duta Besar Korea Utara (Korut) untuk Rusia. Kim Hyun Joong.

"Untuk menghilangkan permusuhan militer antara Korea Utara dan Korea Selatan dengan cara yang mendasar dan mengubah Semenanjung Korea menjadi zona perdamaian kekal dan abadi, perlu untuk meninggalkan melakukan latihan militer dengan pasukan asing karena Korea Utara dan Korea Selatan setuju untuk mengikuti jalur perdamaian dan kemakmuran tersebut," kata Joong pada sebuah makan malam yang menandai Tahun Baru di Kedutaan Besar Korut di Moskow.

Joong terus mengatakan bahwa negara itu juga memandang perlu untuk meninggalkan senjata strategis asing di wilayahnya.

Duta Besar Korut menekankan bahwa negosiasi multilateral harus dilakukan dengan tujuan untuk membangun sistem perdamaian di Semenanjung Korea melalui kerja sama yang erat dengan negara-negara yang telah menandatangani perjanjian gencatan senjata.

"Pyongyang siap menjalin hubungan baru dengan Amerika Serikat sesuai dengan semangat era dan keinginan rakyat," catat diplomat itu seperti dikutip dari Sputnik, Rabu (16/1/2019).

Ia lebih lanjut menambahkan bahwa pemimpin Korut Kim Jong-un dalam pidato Tahun Baru menyatakan kesiapannya untuk bertemu dengan Presiden AS Donald Trump sekali lagi.

Situasi di Semenanjung Korea telah membaik sejak awal tahun ini. Selama masa ini, pemimpin Korut Kim Jon-un dan Presiden Korea Selatan (Korsel) Moon Jae-in telah mengadakan beberapa pertemuan, sementara Kim bahkan mengadakan pertemuan puncak bersejarah dengan Presiden AS Donald Trump. KTT ini menghasilkan kesepakatan yang menetapkan bahwa Korut akan melakukan upaya untuk mempromosikan denuklirisasi lengkap semenanjung dengan imbalan AS dan Korsel membekukan latihan militer mereka serta potensi penghapusan sanksi Washington.
(ian)
Berita Terkait
Korea Utara Marah Korea...
Korea Utara Marah Korea Selatan dan Amerika Serikat Mulai Latihan Militer
China Tuding Amerika...
China Tuding Amerika Serikat Kacaukan Semenanjung Korea
Rusia-Korea Utara Mesra,...
Rusia-Korea Utara Mesra, AS, Korea Selatan, Jepang Waswas
Korea Utara Bersiap...
Korea Utara Bersiap Ledakkan Jalan-jalan Menuju Korea Selatan
AS Bersumpah Bela Korea...
AS Bersumpah Bela Korea Selatan Jika Terjadi Agresi Korea Utara
Anaknya Ditahan Korut,...
Anaknya Ditahan Korut, Ini Curhat Ibu Tentara AS
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
7 jam yang lalu
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
8 jam yang lalu
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
9 jam yang lalu
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
10 jam yang lalu
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
11 jam yang lalu
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
11 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved