Tantang Rusia, AS Ingin Kirim Kapal Perang ke Arktik

Selasa, 15 Januari 2019 - 15:49 WIB
Tantang Rusia, AS Ingin...
Tantang Rusia, AS Ingin Kirim Kapal Perang ke Arktik
A A A
WASHINGTON - Militer Amerika Serikat (AS) akan mengirim kapal perang untuk berlayar melalui Kutub Utara atau Arktik dalam demonstrasi untuk menantang dominasi Rusia di wilayah itu. Rencana pengiriman kapal perang itu disampaikan Sekretaris Angkatan Laut Washington Richard Spencer.

AS telah sejak lama mengarahkan perhatiannya pada Kutub Utara, yang secara terbuka dilihatnya sebagai arena baru yang potensial untuk kebuntuan geopolitik. Ketika iklim Bumi yang berubah secara bertahap mengubah es menjadi jalur air yang dapat dilewati, Washington berniat untuk mendapatkan bagian dari tindakan ekonomi di suatu wilayah yang mungkin menjadi jalur perdagangan laut utama suatu hari nanti.

Sama seperti yang dilakukan AS terhadap China di Laut China Selatan, menurut Spencer, pengiriman kapal perang ke Arktik adalah misi operasi kebebasan bernavigasi. Operasi Washington seperti cenderung menghasilkan ketegangan di kawasan, seperti yang terjadi di Laut China Selatan di mana Washington bersitegang dengan Beijing ketika kapal-kapal perang Amerika melintas.

Washington, seperti dikutip Wall Street Journal, sebenarnya memiliki pangkalan militer Adak di kawasan tersebut. Namun pangkalan itu sudah ditinggalkan.

Terletak di ujung Kepulauan Aleut yang tidak jauh dari perbatasan Rusia, pangkalan itu pernah digunakan AS antara tahun 1942 dan 1997. Menurut Spencer, AS sekarang berencana untuk mengirim beberapa kapal dan pesawat pengintai P-8 Poseidon ke sana.

"Konsepnya, ya, naik ke sana," katanya saat berbicara tentang rencana AS untuk operasi baru ke Arktik. "Kami mengembangkannya saat berbicara," katanya lagi, yang dilansir Russia Today, Selasa (15/1/2019).

Pangkalan Angkatan Laut AS yang dinonaktifkan itu diambil alih oleh perusahaan swasta Aleut pada tahun 2003, yang didirikan untuk menyelesaikan klaim penduduk asli Alaska terhadap pemerintah federal AS.Spencer mengatakan, Angkatan Laut saat ini sedang dalam pembicaraan dengan perusahaan mengenai nasib pangkalan itu. Namun, Aleut Corporation tidak memberikan komentar mengenai masalah ini.
Tujuan AS untuk mengusik pengaruh Rusia di wilayah Arktik tidak akan mudah. Sekadar diketahui, Rusia telah menggunakan armada pemecah es besar-besaran, yang terdiri banyak kapal pemecah es bertenaga diesel. Tak hanya itu, Rusia juga akan menggunakan tiga kapal pemecah es bertenaga nuklir, yang ditetapkan sebagai yang terbesar dan paling kuat di dunia, dan diperkirakan akan bergabung dengan armada Rusia pada tahun-tahun mendatang.

China, yang juga saingan AS, ikut menaruh perhatian pada Arktik baru-baru ini. Beijing setidaknya telah membangun kapal pemecah es pertama yang diproduksi di dalam negeri.

Sementara itu, Washington saat ini baru memiliki satu kapal pemecah es. Namun, anggota krunya sendiri menyebut kapal yang ditugaskan pada tahun 1976 sebagai "ember karat". Presiden Barack Obama, saat masih berkuasa, pernah bersumpah untuk menutup "celah pemecah es" dengan Rusia pada awal 2015, dan situasinya tidak benar-benar berubah sejak saat itu.
(mas)
Berita Terkait
Alasan BRICS Ditakuti...
Alasan BRICS Ditakuti Amerika Serikat dan Sekutunya
China Blak-blakan Ungkap...
China Blak-blakan Ungkap Tujuan Amerika Serikat di Ukraina
Putin Tegaskan China...
Putin Tegaskan China Segera Mengakhiri Dominasi Amerika Serikat
China: Amerika Serikat...
China: Amerika Serikat Ancaman Nuklir Utama di Dunia!
Giliran Mobil Sejuta...
Giliran Mobil Sejuta Umat Amerika Serikat Disenggol Iran
Amerika Serikat Menentang...
Amerika Serikat Menentang Keras Gencatan Senjata Ukraina dan Rusia
Berita Terkini
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
20 menit yang lalu
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
4 jam yang lalu
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
5 jam yang lalu
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
5 jam yang lalu
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
6 jam yang lalu
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
7 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved