AS Urungkan Niat Gulingkan Assad, tapi Tak Sudi Bantu Suriah

Selasa, 18 Desember 2018 - 16:41 WIB
AS Urungkan Niat Gulingkan...
AS Urungkan Niat Gulingkan Assad, tapi Tak Sudi Bantu Suriah
A A A
WASHINGTON - Pemerintah Amerika Serikat mengatakan pihaknya tidak lagi berusaha menggulingkan Presiden Suriah Bashar al-Assad. Namun, Washington memperbarui peringatannya yang tidak akan memberi bantuan rekonstruksi kecuali rezim Damaskus secara fundamental berubah.

James Jeffrey, perwakilan khusus AS di Suriah, mengatakan bahwa Assad perlu berkompromi karena dia belum memenangkan perang sipil yang sudah berlangsung tujuh tahun. Dia memperkirakan bahwa sekitar 100.000 petempur oposisi bersenjata masih berada di Suriah.

“Kami ingin melihat rezim yang secara fundamental berbeda. Ini bukan perubahan rezim, kami tidak berusaha menyingkirkan Assad," kata Jeffrey di Atlantic Council, sebuah kelompok think tank yang berbasis di Washington, pada hari Senin.

Dia memperkirakan bahwa Suriah akan membutuhkan dana USD300 miliar hingga USD400 miliar untuk membangun kembali wilayahnya yang hancur. Jeffrey memperingatkan bahwa kekuatan Barat dan lembaga keuangan internasional tidak akan melakukan pendanaan tanpa ada perubahan pada rezim tersebut.

"Ada kesiapan yang kuat dari pihak negara-negara Barat untuk tidak mempertaruhkan uang untuk bencana itu, kecuali kita memiliki semacam ide bahwa pemerintah siap berkompromi dan dengan demikian tidak menciptakan horor lagi di tahun-tahun mendatang," katanya, yang dilansir AFP, Selasa (18/12/2018).

Mantan presiden Barack Obama telah meminta Assad untuk lengser, meskipun dia ragu untuk membuat bijakan intervensi AS dalam perang Suriah yang kompleks. Washington selama ini mengklaim mempertahankan tujuan militernya di Suriah hanya untuk mengalahkan kelompok ekstremis ISIS atau Islamic State.

Pemerintahan Presiden Donald Trump telah mengakui bahwa Assad kemungkinan akan tetap berkuasa di Suriah. Tetapi, Menteri Luar Negeri Michael Pompeo memperingatkan pada bulan Oktober bahwa Amerika Serikat tidak akan menyediakan "satu dolar" pun untuk rekonstruksi Suriah jika Iran tetap bercokol di Suriah.

Jeffrey juga menyerukan pengusiran pasukan Iran di Suriah, yang kehadirannya ditentang keras oleh Israel. Meski demikian, dia mengatakan bahwa AS menerima Teheran untuk mempertahankan beberapa peran diplomatiknya di negeri Assad.

Menurut Jeffrey, Amerika Serikat menginginkan Suriah yang tidak mengobarkan serangan senjata kimia atau menyiksa warganya sendiri. Dia mengakui Amerika Serikat tidak dapat menemukan sekutu dalam waktu dekat di Suriah.
(mas)
Berita Terkait
Balas Dendam, Rudal-rudal...
Balas Dendam, Rudal-rudal Iran Serang ISIS di Suriah dan Markas Mossad di Irak
Mengapa ISIS Tak Pernah...
Mengapa ISIS Tak Pernah Menyerang Israel dan Amerika Serikat?
Terungkap, AS Beri Tahu...
Terungkap, AS Beri Tahu Israel Jelang Serangan terhadap Bos ISIS al-Qurayshi
Suriah Murka! Sebut...
Suriah Murka! Sebut Serangan AS Bagian dari Agenda Bermusuhan
Serangan AS di Suriah...
Serangan AS di Suriah Tewaskan Pemimpin Senior ISIS
John Kerry Bantah Bocorkan...
John Kerry Bantah Bocorkan Serangan Israel ke Menlu Iran
Berita Terkini
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
40 menit yang lalu
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
1 jam yang lalu
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
2 jam yang lalu
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
10 jam yang lalu
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
11 jam yang lalu
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
12 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved