Menlu Iran Bantah Teheran Persenjatai Kelompok Houthi

Minggu, 16 Desember 2018 - 10:38 WIB
Menlu Iran Bantah Teheran...
Menlu Iran Bantah Teheran Persenjatai Kelompok Houthi
A A A
DOHA - Teheran membantah telah mempersenjatai pemberontak Yaman, Houthi, yang memerangi pasukan pro-pemerintah di negara itu. Hal itu ditegaskan oleh Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif.

"Kami tidak pernah memberikan senjata kepada Houthi. Mereka memiliki senjata yang cukup, mereka tidak membutuhkan senjata dari Iran," kata Zarif pada konferensi kebijakan Forum Doha di Qatar

Dikatakan oleh Zarif bahwa selama ini yang ada hanya dugaan bahwa Iran telah mengirim senjata ke Yaman, sedangkan faktanya adalah ada negara lain yang telah mengirimkan senjata.

"Saya tidak perlu menunjukkan bukti apa pun tentang jet yang terbang di Yaman yang membom Yaman. Itu adalah jet buatan Amerika dan itu adalah pesawat tempur Saudi, saya kira, yang mengemudikan jet-jet itu," ujar Zarif.

"Jika ada tuduhan tentang senjata Iran, ada fakta-fakta tentang senjata AS, fakta-fakta tentang Saudi membom Yaman dengan menakutkan," tambahnya seperti dikutip dari AFP, Minggu (16/12/2018).

Zarif juga mengatakan AS dan sekutunya, Arab Saudi, bertanggung jawab atas "mimpi buruk kemanusiaan" di Yaman yang dilanda perang. Dia juga menuduh Riyadh mencari "ketegangan" dengan Iran.

PBB dalam sebuah laporan menuturkan, dua unit peluncur untuk peluru kendali anti-tank yang ditemukan oleh koalisi Arab di Yaman, tampaknya telah diproduksi di Iran selama 2016 dan 2017.

Baca: PBB Sebut Peluncur Rudal Iran Ditemukan di Yaman

Koalisi Arab melakukan intervensi pada tahun 2015, mendukung pemerintah sah Abedrabbo Mansour Hadi memerangi milisi Houthi yang bersekutu Iran. Kaum Houthi telah dikenakan embargo senjata terpisah sejak 2015. Iran telah berulang kali membantah memasok senjata ke Houthis.

AS telah dengan keras dan tidak berhasil mendorong PBB untuk meminta pertanggungjawaban Iran atas tuduhan bahwa mereka ikut campur dalam perang di Suriah dan Yaman dan di tempat lain di Timur Tengah.

Perang di Yaman dimulai pada tahun 2014 antara pemerintah Abd-Rabbu Mansour Hadi, yang mendapat dukungan dari koalisi Saudi yang didukung AS, dan pemberontak Houthi yang didukung Iran. Sejak itu konflik menjadi krisis kemanusiaan, dengan puluhan ribu korban dan kelaparan parah yang mengancam nyawa jutaan warga sipil termasuk anak-anak.
(ian)
Berita Terkait
Dubes AS: Suplai Senjata...
Dubes AS: Suplai Senjata Iran ke Houthi Perpanjang Perang di Yaman
Minta Kenaikan Gaji,...
Minta Kenaikan Gaji, Profesor Universitas Yaman Dibunuh Houthi
Houthi Yaman Ancam Intervensi...
Houthi Yaman Ancam Intervensi Militer dalam Perang Iran-AS
Perang yang Melibatkan...
Perang yang Melibatkan Arab Saudi dan 2 Negara Terkait Konflik
AS dan Inggris Bombardir...
AS dan Inggris Bombardir Yaman, Ini Reaksi Dunia Internasional
Gabung Perang Iran,...
Gabung Perang Iran, Houthi Yaman Tembakkan Rudal ke Israel
Berita Terkini
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
2 jam yang lalu
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
6 jam yang lalu
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
7 jam yang lalu
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
8 jam yang lalu
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
9 jam yang lalu
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
10 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved