Sebut Kemenangan Politik, Hamas Rayakan Mundurnya Menhan Israel

Kamis, 15 November 2018 - 00:32 WIB
Sebut Kemenangan Politik,...
Sebut Kemenangan Politik, Hamas Rayakan Mundurnya Menhan Israel
A A A
GAZA - Menteri Pertahanan (menhan) Israel Avigdor Lieberman mengundurkan diri sebagai sikapnya yang menolak gencatan senjata di Gaza, Palestina. Kelompok Hamas merayakan mundurnya Liebeman sebagai kemenangan politik untuk Gaza.

"Pengunduran diri Lieberman mengisyaratkan pengakuan kekalahan dan kegagalan untuk menghadapi perlawanan Palestina...Ketabahan Gaza mengirim gelombang kejut politik melalui Israel," kata juru bicara Hamas Sami Abu Zuhri, seperti dikutip Al Jazeera, Kamis (15/11/2018).

Lieberman mengatakan dia mengundurkan diri sebagai protes atas gencatan senjata yang ditengahi Mesir yang dicapai dengan kelompok-kelompok bersenjata di Gaza.

Gencatan senjata tersebut, yang diumumkan pada Selasa oleh faksi-faksi yang dipimpin Hamas, dimaksudkan untuk mengakhiri dua hari serangan udara Israel ke Gaza setelah operasi rahasia Israel di wilayah itu. Operasi itu ditentang oleh faksi-faksi Palestina di Gaza dengan tembakan roket.

Setidaknya 15 warga Palestina dan dua orang Israel tewas dalam dua hari dalam kekerasan terburuk yang terjadi dalam dua tahun terakhir.

Lieberman telah menganjurkan untuk serangan keras dan menentukan terhadap Hamas.

Namun, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu membela keputusannya yang menyetujui gencatan senjata. Menurutnya, kepemimpinannya melakukan hal yang benar.

Pengunduran diri Lieberman secara signifikan melemahkan pemerintah koalisi pendukung Netanyahu dan memberi sinyal untuk pemilu dini.

Sementara itu, seorang nelayan Palestina di Gaza dibunuh oleh pasukan Israel pada hari Rabu setelah gencatan senjata diberlakukan.

Serikat nelayan Palestina menyatakan korban yang berusia 20 tahun tersebut ditembak di bagian perut. Korban selama ini bekerja di pantai dekat pagar maritim darat yang memisahkan Gaza dari Israel.

Pembunuhan terhadap nelayan Palestina itu mempertanyakan gencatan senjata yang rapuh. "Jika (pasukan) pendudukan (Israel) menghentikan agresinya dan kembali ke gencatan senjata, pemahaman akan mungkin," kata pejabat senior Hamas, Ismail Haniya, dalam sebuah pernyataan.
(mas)
Berita Terkait
Israel Bebaskan Tokoh...
Israel Bebaskan Tokoh Pemimpin Hamas Hassan Yousef
Panglima Militer Hamas:...
Panglima Militer Hamas: Jika Anda Punya Senjata, Keluarkan!
Pejuang Hamas Berhasil...
Pejuang Hamas Berhasil Tangkap Tentara Israel
Hamas Akan Bebaskan...
Hamas Akan Bebaskan 3 Sandera Israel, Ditukar dengan 183 Tahanan Palestina
7 Warga Israel Luka...
7 Warga Israel Luka Ditabrak Mobil dan Ditikam, Hamas: Serangan Heroik!
4 Alasan Hamas Sepakat...
4 Alasan Hamas Sepakat dengan Proposal Perdamaian Trump
Berita Terkini
Mengapa Pentagon Diam-diam...
Mengapa Pentagon Diam-diam Ubah Jumlah Tentara yang Terluka dan Tewas Akibat Perang Iran?
1 jam yang lalu
Eropa Bagai Neraka Akibat...
Eropa Bagai Neraka Akibat Kebakaran Hutan dan Gelombang Panas, Ini 5 Faktanya
2 jam yang lalu
Putin Klaim Armada Kapal...
Putin Klaim Armada Kapal Pemecah Es Rusia Tak Memiliki Pesaing
3 jam yang lalu
Houthi dan Milisi Irak...
Houthi dan Milisi Irak Kompak Serang Arab Saudi, Riyadh: Agresor Itu Didukung Iran
5 jam yang lalu
Dunia Harus Alihkan...
Dunia Harus Alihkan Perhatian ke Tepi Barat! Israel Terus Caplok Tanah Warga Palestina
7 jam yang lalu
10 Raja Terkaya di Dunia,...
10 Raja Terkaya di Dunia, Nomor 1 Punya Harta Tembus Rp700 Triliun
7 jam yang lalu
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved