Kebijakan China di Laut China Selatan Bikin AS Khawatir

Sabtu, 10 November 2018 - 05:36 WIB
Kebijakan China di Laut...
Kebijakan China di Laut China Selatan Bikin AS Khawatir
A A A
WASHINGTON - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo mengatakan kekhawatiran yang signifikan atas kebijakan China di Laut China Selatan.

"Saya sudah jelas ... bahwa kami terus mengkhawatirkan kegiatan dan militerisasi China di Laut Cina Selatan. Kami menekan China untuk memenuhi komitmennya di masa lalu di wilayah ini," kata Pompeo kepada wartawan pada konferensi pers menyusul pembicaraan diplomatik dengan pejabat China seperti dikutip dari The Hill, Sabtu (10/11/2018).

Kekhawatiran semakin meningkat atas pembangunan fasilitas militer China di pulau buatan di Laut Cina Selatan, yang dipandang oleh pejabat AS sebagai pelanggaran hukum internasional. Sekutu AS khawatir bahwa ekspansi China, dilihat sebagai sarana untuk meningkatkan lingkup pengaruhnya, menimbulkan ancaman terhadap keselamatan mereka jika konflik militer muncul.

Washington dan Beijing baru-baru ini melakukan latihan militer di wilayah itu di mana beberapa negara meletakkan klaim teritorial.

Menteri Pertahanan AS James Mattis bertemu dengan rekan-rekannya di Jepang dan Korea Selatan (Korsel) di Singapura bulan lalu ketika menghadiri konferensi keamanan regional. Saat itu Mattis bersumpah untuk bekerja dengan sekutu Amerika guna mencegah militerisasi lebih lanjut China di wilayah tersebut.

"Saya pikir bahwa kita semua bergandengan tangan, (Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara, ASEAN) sekutu dan mitra, dan kami menegaskan seperti yang kita lakukan agar tidak ada satu negara pun yang dapat menulis ulang jalan ke aturan internasional dan mengharapkan semua bangsa besar dan kecil untuk menghormati aturan-aturan itu,” kata Mattis kepada wartawan.

“Amerika Serikat, bersama sekutu dan mitra kami, akan terus terbang, berlayar, dan beroperasi di mana pun hukum internasional mengizinkan dan kepentingan nasional kami menuntut. Kami tidak akan diintimidasi, dan kami tidak akan mundur, karena kami tidak dapat menerima militerisasi (Republik Rakyat China) di Laut Cina Selatan atau paksaan apa pun di kawasan ini,” tambahnya.
(ian)
Berita Terkait
Kapal Induk AS Gelar...
Kapal Induk AS Gelar Latihan di Laut China Selatan
Dekati Kepulauan Paracel,...
Dekati Kepulauan Paracel, China Kirim Peringatan ke Kapal Berpeluru Kendali AS
Kirim Kapal Perang Berpeluru...
Kirim Kapal Perang Berpeluru Kendali, AS Tantang Klaim China di LCS
AS Sangkal Kapal Perangnya...
AS Sangkal Kapal Perangnya Diusir China di Laut China Selatan
AS: Undang-undang Maritim...
AS: Undang-undang Maritim Baru China Langgar Perjanjian Internasional
Pesawat Bomber AS dan...
Pesawat Bomber AS dan Kapal Induk China 'Pemanasan' di Laut China Selatan
Berita Terkini
Iran Murka AS Serang...
Iran Murka AS Serang Wilayah dan Infrastruktur Sipil, Ini Daftarnya
21 menit yang lalu
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
1 jam yang lalu
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
1 jam yang lalu
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS di Suriah, Hancurkan Radar dan Helikopter
2 jam yang lalu
Presiden Israel Ingin...
Presiden Israel Ingin Berdamai dengan Arab Saudi: Saya Menghormati Mohammed bin Salman
2 jam yang lalu
Israel Marah atas Runtuhnya...
Israel Marah atas Runtuhnya Dukungan AS, Padahal Sudah Bayar Buzzer Rp26,8 Miliar Per Bulan
2 jam yang lalu
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved