Tak Akui Putri Hasil Selingkuh, Eks Raja Belgia Diperintahkan Tes DNA

Selasa, 06 November 2018 - 16:23 WIB
Tak Akui Putri Hasil...
Tak Akui Putri Hasil Selingkuh, Eks Raja Belgia Diperintahkan Tes DNA
A A A
BRUSSELS - Raja Albert II dari Belgia, yang turun takhta pada tahun 2013, diperintahkan pengadilan Brussels untuk tunduk pada tes DNA. Tes itu dibutuhkan setelah dia menolak mengakui perempuan pekerja seni sebagai putri kandungnya hasil dari perselingkuhan di masa lalu.

Delphine Boel, 50, seorang pekerja seni multi-media tak diakui sebagai putri biologis mantan raja tersebut. Boel dilaporkan lahir dari seorang ibu yang menjalin hubungan di luar nikah dengan Raja Albert II pada tahun 1960-an.

Namun, selama satu dekade terakhir Albert II tak sudi mengakui Boel sebagai putri biologisnya.

Menurut putusan pengadilan banding di Brussels, Albert, 84, harus memberikan sampel air liur ke pengadilan dalam waktu tiga bulan atau berisiko dianggap sebagai ayah kandung Delphine Boël.

Jika terbukti bahwa Boel adalah putri kandung Albert, maka harta kerajaan berpotensi dibagi rata antara dia dan tiga anak Albert lain dari istri sahnya, Ratu Paola.

Pengacara untuk Boel menyambut baik putusan pengadilan banding Brussels yang memerintahkan Albert memberikan sampel air liur untuk tes DNA. "Luka yang dialami ketika Raja Albert mengusirnya belum sembuh," kata pihak pengacara Boel dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip The Guardian, Selasa (6/11/2018).

Alain Berenboom, seorang juru bicara raja, yang berada di takhta Belgia selama 20 tahun, mengatakan bahwa kliennya mengambil nasihat hukum tentang langkah-langkah berikutnya dan kemungkinan akan mengajukan banding.

Albert telah menolak klaim paternitas sejak pertama kali dipublikasikan lebih dari satu dekade lalu.

Kasus ini menjadi momen tersulit bagi keluarga kerajaan Belgia. Pada bulan Maret, Pangeran Laurent, putra bungsu Raja Albert, mengklaim hak asasi manusia (HAM)-nya dilanggar setelah pemerintah memutuskan untuk memotong hibah tahunannya.

Laurent telah dituduh sebagai freelancing diplomatik, yang berpenampilan militer yang tak disetujui pada upacara untuk menandai ulang tahun ke-90 berdirinya Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China.

Laurent juga pernah melakukan kunjungan rutin ke Libya antara tahun 2008 dan 2010 selama upaya untuk memasuki bisnis dengan salah satu putra Muammar Gaddafi.

Albert, putra dari raja masa perang Leopold III, yang dikritik oleh Winston Churchill karena menyerah kepada Nazi dan tinggal di Belgia setelah invasi negara itu, turun takhta pada 2013 karena alasan kesehatan.

Pada hari yang sama, ibu Boel, Baroness Sybille de Selys Longchamps, berbicara secara terbuka untuk pertama kalinya tentang tuduhan perselingkuhannya dengan Raja Albert dalam sebuah wawancara televisi.

"Saya pikir saya tidak dapat memiliki anak karena saya memiliki infeksi," katanya tentang hubungan di luar nikah yang diklaim terjadi dari 1966 hingga 1984. "Kami tidak mengambil tindakan pencegahan," ujarnya.

“Itu periode yang indah. Delphine adalah anak cinta terlarang. Albert bukan figur ayah, tapi dia sangat baik padanya," ujarnya.

Albert kemudian mengakui bahwa dia dan istrinya telah mengalami krisis perkawinan pada tahun 1970-an tetapi sang raja tidak pernah mengaku sebagai ayah dari seorang anak dari perempuan yang berselingkuh dengannya.

Boel telah mencari pengakuan resmi oleh Raja Albert selama lima tahun.

Raja Belgia saat ini, Philippe, belum berkomentar.
(mas)
Berita Terkait
Jelang Laga Kontra Rusia,...
Jelang Laga Kontra Rusia, Belgia Diunggulkan
Diadili Belgia, Diplomat...
Diadili Belgia, Diplomat Iran Peringatkan Aksi Balasan
Fellaini Diminta Ikuti...
Fellaini Diminta Ikuti Axel Witsel Selamatkan Eks Klubnya Terlempar ke Amatir
Dua Jet Su-27 Rusia...
Dua Jet Su-27 Rusia Cegat Pesawat Tempur F-16 Milik Belgia
Setelah Berabad-abad,...
Setelah Berabad-abad, Biarawati Belgia Akhirnya Produksi Bir
Berencana Membom Unjuk...
Berencana Membom Unjuk Rasa Oposisi, Diplomat Iran Terancam Penjara 20 Tahun
Berita Terkini
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
48 menit yang lalu
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
1 jam yang lalu
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
2 jam yang lalu
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
4 jam yang lalu
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
5 jam yang lalu
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
6 jam yang lalu
Infografis
Eks Panglima Militer...
Eks Panglima Militer Ukraina: Hampir Tak Ada Peluang Bertahan Hidup
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved