Inggris Tahu Rencana Saudi Culik Khashoggi dan Minta Dibatalkan

Senin, 29 Oktober 2018 - 16:12 WIB
Inggris Tahu Rencana...
Inggris Tahu Rencana Saudi Culik Khashoggi dan Minta Dibatalkan
A A A
LONDON - Sumber intelijen Inggris mengungkap bahwa London sudah tahu rencana Arab Saudi untuk menculik jurnalis pengkritik kerajaan Saudi, Jamal Khashoggi. London bahkan meminta Riyadh agar membatalkan misi itu.

Laporan dari sumber intelijen Inggris itu dilansir surat kabar Daily Express, hari Minggu (28/10/2018).

"Pada 1 Oktober, kami menjadi sadar akan gerakan kelompok, yang termasuk anggota (Direktorat Intelijen Umum Saudi) ke Istanbul, dan cukup jelas apa tujuan mereka. Melalui saluran, kami memperingatkan bahwa ini bukan ide yang baik. Peristiwa selanjutnya menunjukkan bahwa peringatan kami diabaikan," kata sumber tersebut.

Sumber itu mengatakan Khashoggi seharusnya dibawa ke Arab Saudi untuk diinterogasi.

"Rincian ini termasuk perintah utama untuk menangkap Khashoggi dan membawanya kembali ke Arab Saudi untuk diinterogasi. Namun, pintu tampaknya dibiarkan terbuka untuk penanganan alternatif untuk apa yang dilihat sebagai masalah besar," lanjut sumber tersebut.

"Kami tahu perintah itu berasal dari anggota lingkaran kerajaan, tetapi (kami) tidak memiliki informasi langsung untuk menghubungkan mereka dengan Putra Mahkota Mohammed bin Salman. Apakah ini berarti dia bukan penerbit (perintah) asli, itu yang tidak bisa kami katakan," lanjut sumber tersebut.

Jurnalis itu dibunuh saat memasuki Konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober. Khashoggi, yang sudah setahun tinggal di pengasingan di Amerika Serikat, mendatangi konsulat untuk memperoleh dokumen perceraian dengan mantan istrinya sebagai syarat untuk menikahi tunangannya, perempuan Turki bernama Hatice Cengiz.

Sementara itu, seorang teman Khashoggi mengatakan kepada Daily Express bahwa wartawan Saudi sudah semakin dekat untuk mendapatkan "bukti dokumenter" yang menunjukkan bahwa Riyadh menggunakan senjata kimia di Yaman. Khashoggi selama ini memang gencar mengkritik kebijakan Riyadh soal perang di Yaman.

Pemerintah Saudi yang awalnya menyangkal jurnalis itu dibunuh akhirnya mengakui bahwa Khashoggi tewas dalam perkelahian di dalam gedung konsulat.

Riyadh menyatakan telah menangkap 18 orang atas keterlibatan mereka dalam insiden itu. Selain itu, lima pejabat Saudi telah dipecat.

Pemerintah Inggris sejauh ini belum berkomentar atas laporan dari sumber intelijennya tersebut soal rencana awal penculikan Khashoggi.
(mas)
Berita Terkait
Pembunuh Khashoggi Dilaporkan...
Pembunuh Khashoggi Dilaporkan Tinggal di Vila Bintang Tujuh Riyadh
Jamal Khashoggi, Jurnalis...
Jamal Khashoggi, Jurnalis Arab Saudi yang Dibunuh Secara Misterius
Istri Khashoggi Desak...
Istri Khashoggi Desak Turki Serahkan Bukti Pembunuhan Suaminya
Putra Mahkota Arab Saudi...
Putra Mahkota Arab Saudi Tiba di Turki, Kasus Khashoggi Ditutup?
Inggris Sanksi 20 Warga...
Inggris Sanksi 20 Warga Arab Saudi Terkait Pembunuhan Khashoggi
Pernah Seteru soal Khashoggi,...
Pernah Seteru soal Khashoggi, Erdogan Hendak Kunjungi Arab Saudi
Berita Terkini
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
6 menit yang lalu
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
55 menit yang lalu
Kebakaran Mengerikan...
Kebakaran Mengerikan Melanda Pub Bangkok, 27 Orang Tewas, 22 Kritis
1 jam yang lalu
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
2 jam yang lalu
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
2 jam yang lalu
Iran Serang 5 Negara...
Iran Serang 5 Negara Arab karena Jadi Pangkalan Militer AS
3 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved