Iran Harus Bayar Rp1,5 Triliun untuk Bom Khobar Towers Saudi 1996

Selasa, 11 September 2018 - 10:24 WIB
Iran Harus Bayar Rp1,5...
Iran Harus Bayar Rp1,5 Triliun untuk Bom Khobar Towers Saudi 1996
A A A
WASHINGTON - Hakim federal di Washington, DC, memerintahkan Iran untuk membayar USD104.7 juta (Rp1,5 triliun) untuk korban serangan bom truk di depan kompleks Khobar Towers di Dhahran, Arab Saudi, pada Juni 1996. Serangan itu menewaskan 19 personel militer Amerika Serikat (AS).

Putusan panel hakim yang dipimpin Beryl Howell disampaikan hari Senin (10/9/2018) waktu Washington.

Dalam kasus serangan bom truk ini, pemerintah Iran dan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dinyatakan sebagai pihak tergugat. Hakim menjatuhkan putusan setelah pihak tergugat tidak menyampaikan pembelaan diri atas tuduhan bahwa mereka berperan mereka dalam serangan di depan kompleks Khobar Towers tahun 1996.

Misi Tetap Iran untuk PBB belum menanggapi permintaan wartawan untuk berkomentar.

Howell mengatakan 15 anggota layanan yang berada di kompleks Khobar Towers ketika pemboman terjadi dapat diselamatkan. Namun, mereka mereka mengalami penderitaan akibat tekanan emosional.

Hakim Howell juga mengatakan 24 kerabat korban tewas dapat pulih dari tekanan emosional. Hal itu menunjukkan bagaimana pemboman kala itu memengaruhi orang-orang yang mereka cintai.

Pihak tergugat menuntut ganti rugi di bawah apa yang disebut sebagai pengecualian tindak terorisme dalam Foreign Sovereign Immunities Act."Para penggugat sangat senang dengan putusan itu," kata Paul Gaston, seorang pengacara untuk penggugat, dalam sebuah wawancara. "Memiliki putusan pengadilan memberi mereka beberapa ukuran keadilan," lanjut dia, seperti dikutip Reuters, Selasa (11/9/2018).Sebanyak 13 anggota Hizbullah didakwa pada Juni 2001 di pengadilan federal di Alexandria, Virginia atas dugaan peran mereka dalam serangan itu.

Pada bulan Desember 2006, hakim federal lain di Washington memerintahkan Iran untuk membayar USD254,4 juta kepada anggota keluarga dan ahli waris dari belasan warga Amerika yang meninggal dalam serangan itu.

Pemerintah AS pada 2015 mendirikan "US Victims of State Sponsored Terrorism Fund", sebuah lembaga untuk memberikan kompensasi bagi warga AS yang jadi korban negara sponsor terorisme.

Iran telah dimasukkan oleh Departemen Luar Negeri AS sebagai negara sponsor terorisme pada Januari 1984.
(mas)
Berita Terkait
Iran Terancam Dikeroyok...
Iran Terancam Dikeroyok Negara-negara Teluk, Hizbullah Serang Israel
Awal Mula Arab Saudi...
Awal Mula Arab Saudi Menjadi Sekutu Amerika Serikat
Inilah Alasan Mengapa...
Inilah Alasan Mengapa Banyak Pangeran Arab Kuliah di Amerika Serikat
Hizbullah Lebanon Sambut...
Hizbullah Lebanon Sambut Baik Rekonsiliasi Arab Saudi-Iran
Saudi Nilai Negara Teluk...
Saudi Nilai Negara Teluk Harus Dilibatkan Dalam Pembicaraan AS-Iran
Saudi dan AS Dorong...
Saudi dan AS Dorong Perpanjangan Embargo Senjata PBB pada Iran
Berita Terkini
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
53 menit yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
1 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
2 jam yang lalu
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
3 jam yang lalu
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
4 jam yang lalu
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
4 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved