Jet Tempur Siluman J-20 China Diklaim Bakal Setara F-35 AS

Kamis, 06 September 2018 - 00:11 WIB
Jet Tempur Siluman J-20...
Jet Tempur Siluman J-20 China Diklaim Bakal Setara F-35 AS
A A A
BEIJING - China telah mengembangkan mesin baru untuk pesawat jet tempur siluman generasi kelima Chengdu J-20. Mesin baru memungkinkan pesawat tersebut terbang tanpa terdeteksi pada kecepatan supersonik, yang akan setara dengan jet tempur siluman F-35 Amerika Serikat (AS).

Pesawat tempur J-20 selama ini bermasalah pada bagian mesin, yakni blade-nya terlalu panas saat pesawat melesat pada kecepatan tinggi. Setelah beberapa tahun, para ahli Beijing berhasil mengembangkan mesin WS-15 baru sebagai solusi untuk pesawat tersebut.

South China Morning Post (SCMP) yang mengutip sejumlah sumber militer setempat menyatakan mesin WS-15 yang baru juga akan membuat J-20 diproduksi massal pada akhir tahun ini.

Media yang berbasis di Hong Kong itu melaporkan, mesin WS-15 yang baru telah dilengkapi blade turbin kristal tunggal termutakhir yang akan memungkinkan jet J-20 terbang tanpa terdeteksi pada kecepatan supersonik, setara dengan F-35 AS.

Beijing ingin memiliki pesawat siluman yang mampu bersaing dengan yang terbaik di dunia saat ketegangan meningkat di Asia-Pasifik. Terlebih, Amerika Serikat juga ingin meningkatkan penyebaran pesawat tempur F-22 dan F-35 di wilayah tersebut.

"WS-15 diharapkan siap untuk instalasi secara luas di J-20 pada akhir tahun ini," kata salah satu sumber.

"Meskipun beberapa 'masalah kecil' tetap ada, ini harus diselesaikan setelah mesin telah lebih secara ekstensif bekerja di pesawat," lanjut sumber tersebut.

Ahli militer yang berbasis di Beijing, Zhou Chenming, mengatakan bahwa China memprediksi AS akan menyebarkan antara 200 hingga 300 unit jet tempur siluman F-35 di Asia-Pasifik pada 2025. "Yang berarti CHina membutuhkan jumlah J-20 yang sama, atau setidaknya 200 unit," katanya, Rabu (5/9/2018).

Pada bulan November nanti, 12 unit F-35 tiba di Pangkalan Udara Kadena Angkatan Udara AS di Jepang. Sedangkan Korea Selatan dijadwalkan menerima pasokan 40 unit pesawat tempur serupa tahun ini.

Sumber militer kedua yang diwawancarai SCMP mengatakan, masalah mesin WS-15 perlu diselesaikan sebelum J-20 diproduksi massal.

"Cina saat ini memiliki sekitar 20 unit J-20, yang jauh dari cukup," kata sumber itu. "(Memiliki) mesin yang ditanam sendiri adalah suatu keharusan bagi J-20 untuk memasuki produksi massal, karena tidak ada negara lain yang siap untuk memberikan China teknologi mutakhir seperti itu."

Militer China maupun produsen J-20 secara resmi belum berkomentar terkait mesin baru pesawat itu dan rencana produksi massal.
(mas)
Berita Terkait
Wow! Jet Tempur Siluman...
Wow! Jet Tempur Siluman China Siap Saingi F-35 Amerika
Turki, India dan China...
Turki, India dan China Berlomba, tapi Ini 3 Jet Tempur Generasi Kelima Terbaik di Dunia
UEA Tangguhkan Kesepakatan...
UEA Tangguhkan Kesepakatan Pembelian Jet Tempur F-35 AS
Sempat Dihentikan, Pentagon...
Sempat Dihentikan, Pentagon Mulai Kirim Jet Tempur F-35
Jet Tempur Canggih China...
Jet Tempur Canggih China Berikutnya Kemungkinan F-35 Super
Spanyol Tunda Rencana...
Spanyol Tunda Rencana Pembelian Jet Tempur F-35 dari AS, Ada Apa Gerangan?
Berita Terkini
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
14 menit yang lalu
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
9 jam yang lalu
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
10 jam yang lalu
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
11 jam yang lalu
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
12 jam yang lalu
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
13 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved