UEA Tangguhkan Kesepakatan Pembelian Jet Tempur F-35 AS

Rabu, 15 Desember 2021 - 04:15 WIB
loading...
UEA Tangguhkan Kesepakatan...
UEA tangguhkan kesepakatan pembelian jet tempur F-35 AS. Foto/NBC
A A A
ABU DHABI - Uni Emirat Arab (UEA) telah menangguhkan kesepakatan multi-miliar dolar untuk membeli jet tempur F-35 buatan Amerika Serikat (AS). Langkah ini menjadi tanda frustrasinya Abu Dhabi dengan upaya Washington untuk membatasi penjualan teknologi China ke negara Teluk yang kaya minyak itu.

“UEA telah memberi tahu AS bahwa mereka akan menangguhkan diskusi untuk memperoleh F-35,” kata seorang pejabat UEA kepada CNN.

"Persyaratan teknis, pembatasan operasional yang berdaulat, dan analisis biaya/manfaat mengarah pada penilaian ulang," sambungnya.

"UEA dan AS sedang bekerja menuju pemahaman yang akan membahas kondisi keamanan pertahanan bersama untuk akuisisi," tambah pejabat itu.

“AS tetap menjadi penyedia pilihan UEA untuk persyaratan pertahanan lanjutan dan diskusi untuk F-35 dapat dibuka kembali di masa depan,” pungkasnya seperti disitir dari kantor berita yang berbasis di AS itu, Rabu (15/12/2021).

Baca juga: Terbesar dalam Sejarah, Finlandia Boyong 64 Jet Tempur F-35

Departemen Luar Negeri AS mengatakan Gedung Putih tetap berkomitmen pada kesepakatan itu, yang dipandang sebagai landasan perjanjian untuk menormalkan hubungan diplomatik antara UEA dan Israel pada Agustus 2020.

Penjualan - yang akan melibatkan persenjataan AS paling canggih yang pernah ditransfer ke negara Arab - telah berada di jalur bertentangan sejak saat itu, dengan politisi AS meningkatkan kekhawatiran tentang kesepakatan itu.

Pada hari Selasa, sekretaris pers Pentagon John Kirby juga mengatakan bahwa AS bersedia bekerja sama dengan UEA untuk mengatasi kekhawatiran kedua negara.

“Kemitraan AS dengan UEA lebih strategis dan lebih kompleks daripada penjualan senjata mana pun,” kata Kirby pada konferensi pers.

"Kami akan selalu bersikeras, sebagai masalah persyaratan dan kebijakan undang-undang, pada berbagai persyaratan pengguna akhir. Itu tipikal," ia menambahkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Trump: Iran Sudah Tamat!
Trump: Iran Sudah Tamat!
Rekomendasi
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Harga Minyak Global Kembali Melonjak
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ini 11 Museum dan 9 Kolam Renang yang Digratiskan selama 3 Hari
119 Pekebun Morowali...
119 Pekebun Morowali Ikuti Pelatihan Sawit di Palu, Fokus ISPO hingga Pemetaan Kebun
Berita Terkini
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved