Korsel Bakal Kirim Utusan Khusus ke Korut Minggu Depan
Sabtu, 01 September 2018 - 02:31 WIB
Korsel Bakal Kirim Utusan Khusus ke Korut Minggu Depan
A
A
A
SEOUL - Presiden Korea Selatan (Korsel), Moon Jae-in, akan mengirim utusan khusus ke Pyongyang Rabu depan. Utusan tersebut akan membahas rencana untuk mengadakan pertemuan tingkat tinggi dengan Pemimpin Korut Kim Jong-un dan perlucutan senjata nuklir.
Kantor berita Yonhap mengutip seorang juru bicara kepresiden melaporkan utusan yang tidak disebutkan namanya akan mengunjungi Ibu Kota Korea Utara pada 5 September.
Seoul mengusulkan kunjungan utusan pada itu Jumat pagi dan Pyongyang menerimanya beberapa jam kemudian, kata juru bicara kepresidenan Kim Eui-kyeom, seraya menambahkan bahwa mereka belum tahu siapa utusan itu.
"Utusan itu akan berdiskusi luas mengenai jadwal rinci untuk KTT antar-Korea, pengembangan hubungan bilateral dan perlucutan senjata nuklir di semenanjung Korea," kata Kim seperti dikutip dari AFP, Sabtu (1/9/2018).
Moon dan Kim telah bertemu tatap muka dua kali sejauh ini, yang pertama selama pertemuan bersejarah di desa gencatan senjata perbatasan Panmunjom pada bulan April. Itu adalah pertama kalinya seorang pemimpin Korut menyeberang ke Korsel.
Mereka bertemu untuk kedua kalinya di desa gencatan senjata karena mereka berusaha untuk menyelamatkan pertemuan puncak antara Kim Jong-un dan Presiden AS Donald Trump di Singapura yang akhirnya berlanjut.
Mereka telah sepakat untuk mengadakan pertemuan puncak ketiga di Pyongyang pada tanggal yang tidak ditentukan pada bulan September.
Kantor berita Yonhap mengutip seorang juru bicara kepresiden melaporkan utusan yang tidak disebutkan namanya akan mengunjungi Ibu Kota Korea Utara pada 5 September.
Seoul mengusulkan kunjungan utusan pada itu Jumat pagi dan Pyongyang menerimanya beberapa jam kemudian, kata juru bicara kepresidenan Kim Eui-kyeom, seraya menambahkan bahwa mereka belum tahu siapa utusan itu.
"Utusan itu akan berdiskusi luas mengenai jadwal rinci untuk KTT antar-Korea, pengembangan hubungan bilateral dan perlucutan senjata nuklir di semenanjung Korea," kata Kim seperti dikutip dari AFP, Sabtu (1/9/2018).
Moon dan Kim telah bertemu tatap muka dua kali sejauh ini, yang pertama selama pertemuan bersejarah di desa gencatan senjata perbatasan Panmunjom pada bulan April. Itu adalah pertama kalinya seorang pemimpin Korut menyeberang ke Korsel.
Mereka bertemu untuk kedua kalinya di desa gencatan senjata karena mereka berusaha untuk menyelamatkan pertemuan puncak antara Kim Jong-un dan Presiden AS Donald Trump di Singapura yang akhirnya berlanjut.
Mereka telah sepakat untuk mengadakan pertemuan puncak ketiga di Pyongyang pada tanggal yang tidak ditentukan pada bulan September.
(ian)