Kesal dengan Sikap Washington, Erdogan Ancam Ceraikan AS

Minggu, 29 Juli 2018 - 15:46 WIB
Kesal dengan Sikap Washington,...
Kesal dengan Sikap Washington, Erdogan Ancam Ceraikan AS
A A A
ANKARA - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa Pastor Brunsin tidak akan menjadi bagian dari kesepakatan pertukaran tahanan dengan Amerika Serikat (AS), meskipun ada ancaman sanksi dari Presiden Donald Trump.

Erdogan mengatakan AS tidak boleh lupa ia akan kehilangan sekutunya yang kuat dan tulus jika tidak mengubah sikapnya terhadap Turki. Ia juga mengatakan pernyataan Trump tentang kemungkinan adanya sanksi terhadap adalah "perang psikologis".

"Saya pikir ini adalah perang psikologis. Kami tidak akan mundur dengan sanksi. Kami tidak tawar-menawar mengenai Brunson," kata Erdogan, seperti dikutip Sputnik dari surat kabar Haberturk, Minggu (29/7/2018).

Erdogan juga mengatakan bahwa Turki dapat beralih ke arbitrase internasional jika Amerika Serikat gagal mengirim jet tempur F-35 ke Ankara, mencatat bahwa ada pilihan lain. Sebelumnya, tambahan RUU kebijakan pertahanan AS untuk 2019 mengungkapkan bahwa proses pengiriman jet F-35 ke Turki yang sudah dibayar untuk sementara akan dibekukan.

Otoritas Turki menempatkan pendeta AS Andrew Brunson di penjara pada tahun 2016 atas tuduhan terkait dengan gerakan ulama Islam Fethullah Gulen, yang disebut sebagai Organisasi Teror Fethullah (FETO) oleh Ankara. FETO dituduh telah mengatur kudeta militer yang gagal di Turki dua tahun lalu. Pendeta itu baru-baru ini dibebaskan dari penjara Turki dan ditempatkan di bawah tahanan rumah.

Donald Trump mengatakan sebelumnya bahwa jika Ankara tidak membebaskan Brunson, Turki akan menghadapi sanksi.

Baca: Trump Ancam Turki dengan Sanksi Besar jika Tak Bebaskan Pastor AS

Departemen Luar Negeri AS mengatakan pada hari Jumat bahwa Menteri Luar Negeri AS Michael Pompeo dan Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu pada hari Sabtu telah berbicara lewat telepon awal pekan ini. Dalam kesempatan itu Pompeo mengatakan waktu untuk pendeta tidak bersalah Andrew Brunson untuk pulang ke rumah sudah lewat.
(ian)
Berita Terkait
Erdogan: Sanksi Amerika...
Erdogan: Sanksi Amerika Serikat Tidak Menghormati Turki
Erdogan: Turki Kirim...
Erdogan: Turki Kirim Peralatan Medis ke Amerika Serikat
Erdogan: Gaza adalah...
Erdogan: Gaza adalah Tanah Palestina, Amerika Serikat Harus Menerimanya
Ini Penyebab Erdogan...
Ini Penyebab Erdogan Usir dan Persona Non Grata 10 Diplomat Barat
Erdogan Bertemu Pemimpin...
Erdogan Bertemu Pemimpin Hamas, AS Kesal
Pemberontak Bangkit,...
Pemberontak Bangkit, Erdogan Peringatkan Pemerintah Suriah
Berita Terkini
Mengapa Para Pemimpin...
Mengapa Para Pemimpin Iran Masih Berbeda Pandangan terkait Selat Hormuz?
36 menit yang lalu
Siapa Hamad bin Khalifa...
Siapa Hamad bin Khalifa Al Thani? Pemimpin yang Meningkatkan PDB Qatar hingga 24 Kali Lipat
1 jam yang lalu
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
4 jam yang lalu
Balas Dendam Itu Pasti...
Balas Dendam Itu Pasti Terjadi! Media Iran Rilis 13 Pejabat AS, Iran dan Eropa yang Jadi Target
5 jam yang lalu
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
6 jam yang lalu
Barisan Nasional Menang...
Barisan Nasional Menang Besar di Pemilu Johor, Koalisi PM Anwar Ibrahim Terancam?
7 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved