Erdogan Dilaporkan Bertemu Pimpinan Hamas Buruan AS
Senin, 24 Agustus 2020 - 12:34 WIB
loading...
Presiden Turki, Tayyip Erdogan dilaporkan telah melakukan pertemuan dengan pemimpin Hamas, Ismael Haniyeh, yang saat ini menjadi buruan Amerika Serikat (AS). Foto/Ist
A
A
A
ANKARA - Presiden Turki , Tayyip Erdogan dilaporkan telah melakukan pertemuan dengan pemimpin Hamas , Ismael Haniyeh, yang saat ini menjadi buruan Amerika Serikat (AS) . Haniyeh diketahui dihargai USD 5 juta, atau sekitar Rp. 70 miliar oleh AS.
Kementerian Luar Negeri AS, seperti diketahui menunjuk Haniyeh, sebagai teroris pada tahun 2018. Hamas, yang mendominasi Jalur Gaza, menganjurkan penghancuran Israel dan ditetapkan sebagai kelompok teroris oleh AS dan beberapa negara Barat lainnya.
( Baca juga: Turki Bakal Dipasok Lagi Sistem Rudal S-400 Rusia, Senjata yang Bikin AS Marah )
Menurut laporan media setempat, Haniyeh dan delegasinya bertemu dengan Erdogan di Istana Vahdettin di Istanbul. Pertemuan itu, turut dihadiri oleh wakil pemimpin Hamas, Saleh al-Arouri yang juga menjadi buruan AS.
Media pemerintah Turki, TRT, seperti dilansir Al Arabiya pada Senin (24/8/2020) menuturkan bahwa pertemuan tersebut berlangsung secara tertutup di hadapan Kepala Badan Intelijen Turki, Hakan Fidan dan petugas komunikasi kepresidenan, Fahrettin Altun.
( Baca juga: Trump Ancam Stop Berbisnis dan Pisahkan Ekonomi AS dan China )
Belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Turki mengenai laporan pertemuan tersebut. AS, di lain sisi, juga belum memberikan respon apapun mengenai pertemuan Erdogan dan dua orang yang masuk dalam daftar orang paling dicari oleh mereka.
Kementerian Luar Negeri AS, seperti diketahui menunjuk Haniyeh, sebagai teroris pada tahun 2018. Hamas, yang mendominasi Jalur Gaza, menganjurkan penghancuran Israel dan ditetapkan sebagai kelompok teroris oleh AS dan beberapa negara Barat lainnya.
( Baca juga: Turki Bakal Dipasok Lagi Sistem Rudal S-400 Rusia, Senjata yang Bikin AS Marah )
Menurut laporan media setempat, Haniyeh dan delegasinya bertemu dengan Erdogan di Istana Vahdettin di Istanbul. Pertemuan itu, turut dihadiri oleh wakil pemimpin Hamas, Saleh al-Arouri yang juga menjadi buruan AS.
Media pemerintah Turki, TRT, seperti dilansir Al Arabiya pada Senin (24/8/2020) menuturkan bahwa pertemuan tersebut berlangsung secara tertutup di hadapan Kepala Badan Intelijen Turki, Hakan Fidan dan petugas komunikasi kepresidenan, Fahrettin Altun.
( Baca juga: Trump Ancam Stop Berbisnis dan Pisahkan Ekonomi AS dan China )
Belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Turki mengenai laporan pertemuan tersebut. AS, di lain sisi, juga belum memberikan respon apapun mengenai pertemuan Erdogan dan dua orang yang masuk dalam daftar orang paling dicari oleh mereka.
(esn)
Lihat Juga :