Legislator Korsel: Korut Bangun Kapal Selam Rudal Balistik Baru

Sabtu, 07 Juli 2018 - 04:44 WIB
Legislator Korsel: Korut...
Legislator Korsel: Korut Bangun Kapal Selam Rudal Balistik Baru
A A A
SEOUL - Korea Utara (Korut) tengah membangun sebuah kapal selam baru yang mampu membawa tiga rudal balistik. Hal itu diungkapkan oleh seorang anggota parlemen Korea Selatan (Korsel).

"Tidak ada yang berubah di Korea Utara," kata Kim Hack-yong, perwakilan dari Partai Oposisi Korsel, mengutip sumber dari kementerian pertahanan.

Yong mengatakan Pyongyang terus mengoperasikan fasilitas nuklir dan misilnya serta membangun kapal selam baru. Anggota parlemen itu menjelaskan bahwa para pejabat militer percaya bahwa kapal selam itu sedang dibangun di galangan kapal Sinpo di pantai timur Korut.

“Bertentangan dengan suspensi latiham militer bersama Korea-AS, Korea Utara sedang melakukan latihan militer dalam skala yang sama dengan tahun-tahun sebelumnya," tutur Yong, menambahkan bahwa Korsel harus terus memperkuat kesiapan militernya ketika negosiasi berlanjut seperti dikutip dari Newsweek, Sabtu (7/7/2018).

Komentar legislator Korsel itu muncul ketika Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengunjungi Korut untuk melanjutkan diskusi denuklirisasi. Tuduhan Yong terhadap Pyongyang juga sejalan dengan laporan sebelumnya dari badan keamanan dan citra satelit yang menunjukkan Korut bergerak maju dengan program nuklirnya, meskipun telah berjanji saat pertemuan puncak Kim Jong-un dan Donald Trump di Singapura 12 Juni lalu.

Setelah Trump bertemu Jong-un di Singapura bulan lalu, yang menandai pertama kalinya seorang Presiden AS bertemu dengan kepala pemerintah Korut, presiden AS memuji KTT itu sebagai keberhasilan, menunjukkan ancaman nuklir telah dieliminasi. Sejak itu, Trump mendapat kritik karena memberikan konsesi kepada Pyongyang tanpa mendapatkan balasan yang cukup.

Terutama setelah AS setuju untuk menangguhkan semua latihan militer bersama dengan Korsel, yang Trump sebut sangat provokatif dan mahal. Para pemimpin Korsel secara terbuka mendukung keputusan itu sebagai langkah menuju perdamaian, tetapi banyak di AS telah mengkritik langkah tersebut sebagai konsesi yang tidak perlu.

Senator John McCain menyebut keputusan itu sebagai kesalahan.

"Konsesi yang tidak perlu dan tidak dikonfigurasikan tidak ada dalam kepentingan kita," kata McCain dalam sebuah pernyataan.

"Kita tidak boleh memaksakan pada diri kita sendiri beban penyediaan apa yang disebut konsesi itikad baik sebagai harga untuk dialog lanjutan," imbuhnya.

Penasihat keamanan nasional Trump, John Bolton, mengatakan bahwa AS memiliki rencana untuk membongkar sebagian besar senjata pemusnah massal Korut dalam waktu satu tahun. Pompeo akan menghadirkan kerangka ini selama pertemuannya di Pyongyang pada hari Jumat dan Sabtu.

Namun, para ahli nuklir telah menyatakan bahwa rencana semacam itu sangat tidak realistis, dan kemungkinan mustahil untuk dicapai.
(ian)
Berita Terkait
Korea Selatan: 1.100...
Korea Selatan: 1.100 Tentara Korea Utara Dibantai Ukraina
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Korea Selatan Beri Sanksi...
Korea Selatan Beri Sanksi pada Korea Utara
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Utara Vs Korea Selatan
Langka, Warga Korea...
Langka, Warga Korea Selatan Membelot ke Korea Utara
Korea Utara Hancurkan...
Korea Utara Hancurkan Lapangan Golf Milik Korea Selatan
Berita Terkini
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
59 menit yang lalu
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
2 jam yang lalu
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
3 jam yang lalu
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
4 jam yang lalu
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
4 jam yang lalu
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
6 jam yang lalu
Infografis
21 Orang Tewas Akibat...
21 Orang Tewas Akibat Serangan Rudal Balistik Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved