DK PBB Desak Taliban Terima Tawaran Gencatan Senjata Penuh

Selasa, 12 Juni 2018 - 11:13 WIB
DK PBB Desak Taliban...
DK PBB Desak Taliban Terima Tawaran Gencatan Senjata Penuh
A A A
NEW YORK - Dewan Keamanan (DK) PBB menyambut positif pengumuman gencatan senjata yang dilakukan oleh Taliban. Meski begitu, DK PBB mendesak Taliban untuk menerima tawaran gencatan senjata secara penuh pemerintah Afghanistan.

Sebelumnya pada hari Sabtu, Taliban mengumumkan gencatan senjata selama tiga hari untuk menghormati hari raya Idul Fitri. Pernyataan itu sebagai jawaban atas gencatan senjata sepihak yang terlebih dahulu diumumkan pemerintah Afghanistan selama sembilan hari.

Afghanistan diperkirakan akan merayakan Idul Fitri pada 15-17 Juni, tergantung pada kalender bulan.

Anggota Dewan Keamanan lebih lanjut mendesak kelompok militan untuk menerima tawaran pembicaraan langsung tanpa prasyarat dan tanpa ancaman kekerasan yang bertujuan mengakhiri konflik. Tawaran ini dilemparkan Kabul pada bulan Februari lalu.

"Para anggota Dewan Keamanan menegaskan kembali pentingnya proses perdamaian inklusif dan yang dipimpin Afghanistan untuk kemakmuran dan stabilitas jangka panjang Afghanistan dan menyatakan dukungan penuh mereka bagi upaya Pemerintah Afghanistan untuk mencapai tujuan itu," kata anggota dewan dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari Anadolu, Selasa (12/6/2018).

Awal tahun ini, Presiden Afghanistan Ashraf Ghani mengumumkan rencana untuk pembicaraan damai dengan Taliban. Ia mengatakan akan mengakui kelompok itu sebagai organisasi politik yang sah dalam upaya untuk mengakhiri perang selama 16 tahun.

Dalam beberapa tahun terakhir, dan khususnya setelah penarikan pasukan internasional, Taliban telah melancarkan kebangkitan kembali. Kelompok ini meluncurkan serangan dan menguasai sejumlah desa serta kota, menempatkan pemerintah di Kabul di bawah tekanan.

Amerika Serikat (AS) dan beberapa sekutu NATO-nya berusaha untuk menopang Kabul, menerapkan tekanan militer pada Taliban dengan harapan membawa kelompok itu ke meja perundingan.

Dilaporkan pekan lalu bahwa Inggris akan mengirim 450 pasukan ke Afghanistan untuk membantu memberikan keamanan. Namun, tidak diketahui apakah mereka akan melakukan peran dan misi tempur.
(ian)
Berita Terkait
PBB: Sistem Perbankan...
PBB: Sistem Perbankan Afghanistan Berantakan
PBB Sambut Baik Pembicaraan...
PBB Sambut Baik Pembicaraan Damai Taliban dan Afghanistan
Bersumpah Tidak Balas...
Bersumpah Tidak Balas Dendam, Taliban Ternyata Buru Warga Afghanistan yang Membantu AS
Utusan PBB Sambangi...
Utusan PBB Sambangi Afghanistan, Temui Pemimpin Taliban
Penyerangan Kantor PBB,...
Penyerangan Kantor PBB, Pemerintah Afghanistan Salahkan Taliban
PBB Peringatkan Dampak...
PBB Peringatkan Dampak Mengerikan Jika Taliban Mencapai Kabul
Berita Terkini
Venezuela Tak Bisa Ambil...
Venezuela Tak Bisa Ambil 31 Ton Emas Batangan senilai Rp71 Triliun, Ini 3 Alasannya
1 jam yang lalu
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi...
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi Trump untuk Menghentikan Perang Iran?
2 jam yang lalu
Peretas Retas Perusahaan...
Peretas Retas Perusahaan Pertahanan Israel IMCO, Dokumen Rahasia Militer Israel Bocor
3 jam yang lalu
2 Hari Tanpa Serangan...
2 Hari Tanpa Serangan AS, Iran: Strategi Kami Adalah Pembalasan
6 jam yang lalu
Teror Israel di Tepi...
Teror Israel di Tepi Barat Makin Mencekam, Mesir dan Spanyol Marah Besar!
7 jam yang lalu
Meski Wilayahnya Dicaplok...
Meski Wilayahnya Dicaplok Zionis, Presiden Suriah Tidak Tertarik Perang Melawan Israel
7 jam yang lalu
Infografis
Selama Gencatan Senjata...
Selama Gencatan Senjata Paskah, Rusia Diserang Ukraina 1.300 Kali
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved