Prancis Waswas Sikap Keras AS terhadap Iran Pantik Perang

Kamis, 24 Mei 2018 - 02:35 WIB
Prancis Waswas Sikap...
Prancis Waswas Sikap Keras AS terhadap Iran Pantik Perang
A A A
PARIS - Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Yves Le Drian, memperingatkan bahwa sikap keras Amerika Serikat (AS) terhadap Iran telah memicu "ketegangan serius" dan berisiko memicu perang di kawasan Timur Tengah.

"Kami berada dalam situasi ketidakstabilan besar. Semua persyaratan dipenuhi untuk sebuah peperangan," kata Le Drian seperti dikutip dari Xinhua, Kamis (24/5/2018).

Diplomat Prancis itu memberi tahu bahwa postur Washington berisiko membahayakan wilayah Timur Tengah lebih banyak.

Awal pekan ini, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengancam akan menerapkan sanksi terkuat dalam sejarah terhadap Iran jika menolak untuk mengekang program rudal balistik dan pengaruh regionalnya.

Baca: AS Ancam Jatuhkan Sanksi Terbesar Dalam Sejarah pada Iran

Namun Le Drian mengatakan: "Kami tidak setuju dengan metode ini karena koleksi sanksi ini, yang akan dibentuk terhadap Iran, tidak akan memungkinkan dialog dan, sebaliknya, itu akan memperkuat kaum konservatif dan melemahkan Presiden (Hassan) Rouhani."

"Sanksi ini tidak dapat diterima. Kami tidak bisa membiarkan mereka menjadi sah," tambahnya.

Le Drian mengatakan kesepakatan nuklir Iran adalah aset yang harus dipertahankan.

Kesepakatan nuklir Iran, yang secara resmi disebut Rencana Aksi Bersama Komprehensif, ditandatangani pada Juli 2015 oleh Iran dan lima anggota tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: Inggris, Cina, Prancis, Rusia dan Amerika Serikat plus Uni Eropa (UE) dan Jerman.

Berdasarkan kesepakatan itu, Iran setuju untuk membekukan program nuklirnya dengan imbalan pencabutan sebagian besar sanksi internasional.

Presiden AS Donald Trump memutuskan untuk mundur dari perjanjian yang diserang di bawah pemerintahan pendahulunya Barack Obama. Trump beralasan perjanjian itu tidak membahas program rudal balistik Iran, kegiatan nuklirnya di luar 2025 atau perannya dalam konflik di Yaman dan Suriah.

Menurut Badan Energi Atom Internasional (IAEA) di Wina, bagaimanapun, Iran sejauh ini telah memenuhi semua kondisi yang ditetapkan berdasarkan kesepakatan tersebut.
(ian)
Berita Terkait
Iran Akan Pertimbangkan...
Iran Akan Pertimbangkan Negosiasi Langsung dengan Amerika Serikat
AS Ancam Sanksi Negara...
AS Ancam Sanksi Negara yang Tolak Klausul Snapback Diaktifkan
Lagi, Presiden Iran...
Lagi, Presiden Iran Ajukan Syarat Duduk Satu Meja dengan AS
AS, Iran dan Anggota...
AS, Iran dan Anggota JCPOA Bakal Bertemu di Wina Minggu Depan
Iran Bersumpah Akan...
Iran Bersumpah Akan Balas Dendam Jika AS Jatuhkan Sanksi
Iran Tegaskan Tolak...
Iran Tegaskan Tolak Renegosiasi Perjanjian Nuklir dengan AS
Berita Terkini
Penembakan Massal Guncang...
Penembakan Massal Guncang Festival Makanan AS, 3 Orang Tewas, 4 Luka
31 menit yang lalu
Kolombia Gempar, Wanita...
Kolombia Gempar, Wanita Hamil 8 Bulan Dibunuh dan Si Bayi Diculik dari Rahimnya
1 jam yang lalu
Indonesia Cs Serukan...
Indonesia Cs Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Bodoh dan Tolol!
2 jam yang lalu
Awalnya Merevisi, AS...
Awalnya Merevisi, AS Umumkan 18 Tentara Tewas dan 624 Lainnya Luka dalam Perang Melawan Iran
2 jam yang lalu
Ini Rudal Kheibar Shekan...
Ini Rudal Kheibar Shekan Iran yang Obrak-abrik Pangkalan AS: Misil Murah tapi Lebih Akurat
3 jam yang lalu
Anak 6 Tahun Meninggal...
Anak 6 Tahun Meninggal dalam Uji Coba Rekayasa Gen di China: Bayar Rp14 Miliar, Diinfus Triliunan Virus
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved