Puji Komitmen Korut, China Siap Ambil Peran Denuklirisasi Korea

Kamis, 03 Mei 2018 - 14:51 WIB
Puji Komitmen Korut,...
Puji Komitmen Korut, China Siap Ambil Peran Denuklirisasi Korea
A A A
BEIJING - Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, memuji komitmen Korea Utara (Korut) untuk denukliriasi. Hal itu diungkapkannya saat melakukan kunjungan langka ke Pyongya.

Kunjungan itu merupakan kontak tingkat tinggi resmi pertama antara Beijing dan Pyongyang sejak pertemuan puncak Inter Korea yang bersejarah pada tanggal 27 April lalu. Dalam pertemuan itu, para pemimpin kedua Korea menyetujui agenda ambisius yaitu perdamaian dan denuklirisasi di Semenanjung Korea.

Menyusul keberhasilan pertemuan itu, saat ini tengah direncanakan pertemuan antara Pemimpin Korut Kim Jong-un dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dalam waktu satu bulan. Pertemuan itu untuk membahas lebih lanjut pembongkaran senjata nuklir Korut.

"China memuji perubahan positif baru-baru ini di Semenanjung Korea," kata Wang di Pyongyang, menurut pernyataan dari Kementerian Luar Negeri China.

"Kami sepenuhnya mendukung komitmen Korea Utara untuk tujuan denuklirisasi," imbuhnya seperti dikutip dari CNN, Kamis (3/5/2018).

Selama di Pyongyang, Wang bertemu dengan Menteri Luar Negeri Korut Ri Yong-ho untuk berunding di Balai Pertemuan Mansudae.

Wang mengatakan China bersedia melakukan bagiannya untuk denuklirisasi dan perdamaian di Semenanjung Korea.

"(Cina) ingin memperkuat komunikasinya dengan Korea Utara dan terus memainkan peran positif dalam proses penyelesaian masalah Semenanjung secara politik," kata Wang menurut pernyataan itu.

Kedua pria itu membahas rencana untuk memindahkan hubungan antara Beijing dan Pyongyang ke "tahap baru" setelah pertemuan sebelumnya antara Xi dan Kim pada Maret, kata media pemerintah.

Wang juga mengunjungi dan menandatangani buku tamu di Menara Persahabatan China-Korea di Pyongyang, menurut KCNA, di mana ia sempat menghening cipta untuk tentara China yang tewas dalam pertempuran selama Perang Korea.

Lebih dari 130.000 pasukan Cina tewas setelah mereka datang membantu Korut pada 1950, termasuk putra pendiri negara itu Mao Zedong.

Menteri Luar Negeri Tiongkok juga memberikan penghormatan kepada dua mantan pemimpin Korut, Kim Il Sung dan Kim Jong Il, dan mempersembahkan karangan bunga ke patung-patung mereka.
(ian)
Berita Terkait
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Korea Selatan Desak...
Korea Selatan Desak China Bantu 'Jinakkan' Korea Utara
Korea Selatan: China-Rusia...
Korea Selatan: China-Rusia Kunci Denuklirisasi Korea Utara
Penampakan Kapal Selam...
Penampakan Kapal Selam Bersenjata Nuklir Korea Utara Kim Kuk Ok
Penyelundupan Ilegal...
Penyelundupan Ilegal di Perbatasan Korea Utara dan China Picu Tragedi Kemanusiaan
Seoul Minta China-Rusia...
Seoul Minta China-Rusia Bujuk Korut Batalkan Uji Coba Nuklir
Berita Terkini
Putin Klaim Armada Kapal...
Putin Klaim Armada Kapal Pemecah Es Rusia Tak Memiliki Pesaing
8 menit yang lalu
Houthi dan Milisi Irak...
Houthi dan Milisi Irak Kompak Serang Arab Saudi, Riyadh: Agresor Itu Didukung Iran
2 jam yang lalu
Dunia Harus Alihkan...
Dunia Harus Alihkan Perhatian ke Tepi Barat! Israel Terus Caplok Tanah Warga Palestina
4 jam yang lalu
10 Raja Terkaya di Dunia,...
10 Raja Terkaya di Dunia, Nomor 1 Punya Harta Tembus Rp700 Triliun
4 jam yang lalu
Suriah Mencari Kesepakatan...
Suriah Mencari Kesepakatan Keamanan dengan Israel, Apa Dipicu Ketakutan atau Trauma?
6 jam yang lalu
Perang Ukraina Masuk...
Perang Ukraina Masuk ke Babak Baru, Pasokan Senjata Rusia ke Iran Terganggu
6 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved