Paus Francis Doakan Perdamaian Segera Menaungi Semenanjung Korea
Senin, 30 April 2018 - 18:53 WIB
Paus Francis Doakan Perdamaian Segera Menaungi Semenanjung Korea
A
A
A
VATIKAN - Pemimpin spiritual Vatikan, Paus Franciskus menyatakan meyambut baik pertemuan intra-Korea, yang mempertemukan Presiden Korea Selatan (Korsel), Moon Jae-in dengan pemimpin Korea Utara (Korut), Kim Jong-un.
Dalam sebuah pernyataan yang dirilis oleh Vatikan, Paus Francis melemparkan pujian setinggi langit terhadap pertemuan tersebut dan mendoakan perdamaian segera menaungi Semenanjung Korea dan juga dunia.
"Saya menyembut dengan doa keberhasilan positif KTT antar-Korea Jumat lalu dan komitmen berani yang diasumsikan oleh para pemimpin dari dua bagian untuk melaksanakan dialog tulus untuk Semenanjung Korea yang bebas dari senjata nuklir," kata Paus Francis.
"Saya berdoa kepada Tuhan sehingga harapan untuk masa depan yang damai dan persahabatan yang lebih dekat, dan kolaborasi itu akan terus membuahkan hasil bagi orang Korea tercinta dan untuk seluruh dunia," sambungnya, seperti dilansir Sputnik pada Senin (30/4).
Pertemuan intra-Korea sendiri sejatinya akan berlanjut dengan pertemuan Korut-Amerika Serikat (AS), di mana ini akan mempertemukan Jong-un dengan Presiden AS Donald Trump.
Trump sendiri sebelumnya mengaku optimis dengan pertemuan antara dirinya dan Jong-un. Dia menyatakan pertemuan itu akan berlangsung tiga atau empat pekan ke depan.
"Saya pikir kita akan mengadakan pertemuan dua, tiga atau empat minggu ke depan yang akan menjadi pertemuan yang sangat penting. Tetapi kita akan melihat bagaimana kelanjutannya," ucap Trump.
“Kami akan memiliki, semoga negosiasi yang sangat sukses dalam tiga atau empat minggu ke depan. Kami akan memberikan bantuan besar kepada dunia," sambungnya
Dalam sebuah pernyataan yang dirilis oleh Vatikan, Paus Francis melemparkan pujian setinggi langit terhadap pertemuan tersebut dan mendoakan perdamaian segera menaungi Semenanjung Korea dan juga dunia.
"Saya menyembut dengan doa keberhasilan positif KTT antar-Korea Jumat lalu dan komitmen berani yang diasumsikan oleh para pemimpin dari dua bagian untuk melaksanakan dialog tulus untuk Semenanjung Korea yang bebas dari senjata nuklir," kata Paus Francis.
"Saya berdoa kepada Tuhan sehingga harapan untuk masa depan yang damai dan persahabatan yang lebih dekat, dan kolaborasi itu akan terus membuahkan hasil bagi orang Korea tercinta dan untuk seluruh dunia," sambungnya, seperti dilansir Sputnik pada Senin (30/4).
Pertemuan intra-Korea sendiri sejatinya akan berlanjut dengan pertemuan Korut-Amerika Serikat (AS), di mana ini akan mempertemukan Jong-un dengan Presiden AS Donald Trump.
Trump sendiri sebelumnya mengaku optimis dengan pertemuan antara dirinya dan Jong-un. Dia menyatakan pertemuan itu akan berlangsung tiga atau empat pekan ke depan.
"Saya pikir kita akan mengadakan pertemuan dua, tiga atau empat minggu ke depan yang akan menjadi pertemuan yang sangat penting. Tetapi kita akan melihat bagaimana kelanjutannya," ucap Trump.
“Kami akan memiliki, semoga negosiasi yang sangat sukses dalam tiga atau empat minggu ke depan. Kami akan memberikan bantuan besar kepada dunia," sambungnya
(esn)