Rusia Pantau Pergerakan Kapal Induk dan 7 Kapal Perang AS

Kamis, 12 April 2018 - 00:38 WIB
Rusia Pantau Pergerakan...
Rusia Pantau Pergerakan Kapal Induk dan 7 Kapal Perang AS
A A A
MOSKOW - Militer Rusia mengatakan mengamati dengan seksama situasi di sekitar Suriah. Rusia juga menyatakan menyadari gerakan regu penyerang angkatan laut Amerika Serikat (AS) yang menuju Teluk.

Angkatan Laut AS mengatakan pada hari Selasa bahwa regu penyerang, yang dipimpin oleh kapal induk USS Harry S. Truman, akan berlayar ke Timur Tengah dan Eropa pada hari Rabu.

Baca: AS Kerahkan Kapal Induk dan 7 Kapal Perang ke Timur Tengah

Militer Rusia mengatakan regu penyerang Angkatan Laut AS yang dipimpin oleh kapal induk USS Harry S Truman akan tiba di Timur Tengah pada awal Mei.

"Kami dengan penuh perhatian melacak situasi yang terjadi di sekitar Suriah dan di seluruh wilayah," kata Kementerian Pertahanan Rusia dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari Reuters, Kamis (12/4/2018).

Dalam pernyataan itu, Kementeriam Pertahanan Rusia juga memberikan tanggapan atas peringatan aksi militer di Suriah dari Presiden AS Donald Trump.

"Alih-alih berbicara tentang kesiapan koalisi untuk menembakkan rudal ke Suriah, Amerika Serikat akan lebih baik untuk membangun kembali kota yang hancur (Raqqa) dan memberikan bantuan luas untuk penduduk yang menderita," kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan.

Kementerian Pertahan Rusia juga mengulangi pernyataannya bahwa dugaan serangan senjata kimia yang dilakukan di kota Douma, Suriah telah dipalsukan oleh organisasi "White Helmets". Mereka menolak tuduhan Barat bahwa pasukan pemerintah Suriah bertanggung jawab atas serangan itu.

"Polisi militer Rusia akan memasuki Douma pada hari Kamis," kata kementerian itu.
(ian)
Berita Terkait
Amerika Serikat Tuduh...
Amerika Serikat Tuduh Rusia Mengacau Kawasan Mediterania
Amerika Serikat Dituduh...
Amerika Serikat Dituduh sebagai Pencuri Minyak Suriah, Benarkah?
Rusia: AS Tolak Hadiri...
Rusia: AS Tolak Hadiri Pertemuan Bahas Situasi Suriah
Lavrov: Kehadiran Militer...
Lavrov: Kehadiran Militer AS di Suriah Persulit Upaya Rekonsiliasi
Rusia Sebut Tentara...
Rusia Sebut Tentara AS Coba Hadang Konvoi Militer Mereka di Suriah
Rusia-AS Dilaporkan...
Rusia-AS Dilaporkan Mulai Patroli Bersama di Suriah
Berita Terkini
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
53 menit yang lalu
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
1 jam yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
2 jam yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
3 jam yang lalu
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
4 jam yang lalu
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
5 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved