Putra Mahkota: Wahhabisme Disebar Saudi atas Permintaan Barat

Kamis, 29 Maret 2018 - 07:57 WIB
Putra Mahkota: Wahhabisme...
Putra Mahkota: Wahhabisme Disebar Saudi atas Permintaan Barat
A A A
WASHINGTON - Penyebaran Wahhabisme yang didanai oleh Arab Saudi merupakan permintaan negara-negara Barat untuk membantu melawan Uni Soviet selama Perang Dingin. Demikian disampaikan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman kepada Washington Post.

Pangeran Mohammed mengatakan, sekutu Barat mendesak negaranya untuk berinvestasi dalam wujud masjid dan madrasah di luar negeri selama Perang Dingin. Tujuannya, untuk mencegah perambahan pengaruh Uni Soviet—kini Rusia—di negara-negara Muslim.

Putra Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud ini menambahkan bahwa pemerintah Saudi telah kehilangan jejak atau kontrol dalam upaya itu."kita harus mendapatkan semuanya kembali," ujarnya.

Menurutnya, pendanaan untuk penyebaran Wahhabisme saat ini kebanyakan berasal dari "yayasan" yang berbasis dari Saudi, bukan dari pemerintah kerajaan.

Wawancara media Amerika Serikat (AS) dengan Pangeran Mohammed selama selama 75 menit itu berlangsung pada 22 Maret 2018, yakni pada hari terakhir dari lawatannya di AS. Topik diskusi lain termasuk klaim media-media AS bahwa Mohammed bin Salman memiliki penasihat senior Gedung Putih, Jared Kushner, "di sakunya" juga dibahas.

Mohammed bin Salman membantah laporan bahwa ketika dia dan Kushner—yang juga menantu Presiden Donald Trump—bertemu di Riyadh pada bulan Oktober, dia menerima lampu hijau dari Kushner untuk operasi anti-korupsi besar-besaran. Menurut Mohammed, penangkapan massal itu adalah masalah dalam negeri dan telah dikerjakan selama bertahun-tahun.

Baginya, akan "benar-benar gila" jika berdagang informasi rahasia dengan Kushner dengan mempertaruhkan kepentingan Saudi. Dia menegaskan bahwa hubungannya dengan Kushner berada dalam konteks pemerintahan yang normal. Hanya saja dia mengakui telah berteman dengan Kushner yang lebih dari sekedar mitra.

Pangeran Mohammed juga mengaku memiliki hubungan baik dengan Wakil Presiden Mike Pence dan pejabat lain di Gedung Putih.
(mas)
Berita Terkait
Awal Mula Arab Saudi...
Awal Mula Arab Saudi Menjadi Sekutu Amerika Serikat
Menlu Arab Saudi Ditelepon...
Menlu Arab Saudi Ditelepon Menlu Amerika Serikat, Ini Isinya
Inilah Alasan Mengapa...
Inilah Alasan Mengapa Banyak Pangeran Arab Kuliah di Amerika Serikat
Arab Saudi Berusaha...
Arab Saudi Berusaha Perkuat Hubungan dengan Rusia
Perkuat Kerja Sama,...
Perkuat Kerja Sama, Amerika Serikat akan Buat Rudal di Arab Saudi
5 Fakta Arab Saudi Mediasi...
5 Fakta Arab Saudi Mediasi Perundingan Amerika Serikat dan Rusia untuk Akhiri Perang Ukraina
Berita Terkini
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
44 menit yang lalu
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
1 jam yang lalu
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
1 jam yang lalu
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
2 jam yang lalu
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
3 jam yang lalu
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
4 jam yang lalu
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved