Adik Kim Jong-un dan Presiden Korsel Berdampingan Nonton Konser

Senin, 12 Februari 2018 - 10:08 WIB
Adik Kim Jong-un dan...
Adik Kim Jong-un dan Presiden Korsel Berdampingan Nonton Konser
A A A
SEOUL - Presiden Korea Selatan (Korsel) Moon Jae-in dan adik diktator Korea Utara (Korut) Kim Jong Jong, Kim Yo-jong, duduk berdampingan menotong konser Samiregori Pyongyang di Seoul. Artis K-pop Girls Generation, Seohyun, ikut meramaikan konser dua negara itu.

Pemandangan akrabnya Presiden Korsel dan adik diktator Korut itu berlangsung pada hari Minggu. Mereka menikmati suguhan seni yang dipentaskan kelompok seni Pyongyang yang dipimpin pentolan Moranbong band yang merupakan mantan pacar Kim Jong-un.

Konser berlangsung di saat demonstran Korsel membakar bendera Korut di luar gedung teater.

Pertunjukan tersebut merupakan elemen akhir dari kunjungan delegasi Korut sebelum pulang ke Pyongyang dengan jet pribadi. Acara seni itu jadi sorotan karena dianggap berkontribusi dalam pendekatan diplomatik kedua Korea untuk meramaikan Olimpiade.

Presiden Moon dan adik Kim Jong-un sebelumnya telah berbagi Kimchi dan Soju di meja yang sama pada upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang 2018.

Kim Yo-jong tercatat sebagai orang pertama dari keluarga penguasa Korut yang berkunjung ke Korsel sejak Perang Korea. Tak hanya kunjungan biasa, perempuan muda yang dijuluki “Ivanka Trump”-nya Korut ini menyampaikan surat dari Kim Jong-un kepada Presiden Moon berisi undangan pribadi untuk berkunjung ke Pyongyang.

Moon belum merespons undangan tersebut. Dia mengatakan masih berharap pada “kondisi yang tepat”.

Pada makan malam sebelumnya dengan pejabat senior Seoul, Kim Yo-jong mengatakan bahwa dia menemukan kedua Korea masih memiliki banyak kesamaan meskipun berpuluh-puluh tahun berpisah.

“Sebelum terbang ke Korsel, dia menduga keadaan akan sangat berbeda dan tidak biasa,” kata kantor Presiden Moon mengutip kata-kata adik Kim Jong-un tersebut.

”Tapi ternyata ada banyak hal yang serupa dan sama,” lanjut pernyataan kantor tersebut, seperti dikutip AFP, Senin (12/2/2018). ”Saya harap hari kita menjadi satu akan dibawa ke masa depan.”

Namun, sikap ramah Presiden Moon telah membuat marah kaum konservatif Korsel. Moon dituduh sebagai simpatisan Korut dan merongrong aliansi keamanan dengan Amerika Serikat.

”Setelah komunis memerah di jantung Kota Seoul, ini adalah sebuah perenungan!,” teriak seorang demonstran di tengah puluhan orang lainnya yang melambaikan spanduk berisi kecaman kepada Moon maupun Kim Jong-un.

”Kami menentang Olimpiade politik yang buruk!,” bunyi salah satu spanduk demonstran.

Beberapa demonstran bahkan membakar bendera Korut sampai akhirnya polisi Seoul turun tangan.”Mari kita koyak Kim Jong-un sampai mati!,” teriak demonstran sambil merobek sebuah poster.
(mas)
Berita Terkait
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Korea Utara Sebut Presiden...
Korea Utara Sebut Presiden Korea Selatan Picu Perang Nuklir
Korea Selatan: Serangan...
Korea Selatan: Serangan Nuklir Jadi Akhir Rezim Korea Utara
Korea Selatan Desak...
Korea Selatan Desak China Bantu 'Jinakkan' Korea Utara
Korea Selatan: China-Rusia...
Korea Selatan: China-Rusia Kunci Denuklirisasi Korea Utara
Korea Selatan: 1.100...
Korea Selatan: 1.100 Tentara Korea Utara Dibantai Ukraina
Berita Terkini
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
19 menit yang lalu
Trump Marah dan Ngambek...
Trump Marah dan Ngambek pada Host NBC: Anda Curang atau Bodoh
49 menit yang lalu
Israel Balas Bombardir...
Israel Balas Bombardir Iran, Ledakan Guncang 3 Kota
1 jam yang lalu
IRGC: Rudal-rudal Balistik...
IRGC: Rudal-rudal Balistik Iran Gempur Pangkalan Udara Ramat David Israel
1 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
2 jam yang lalu
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
2 jam yang lalu
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved