Prancis Naikkan Belanja Pertahanan 35% dalam 6 Tahun

Jum'at, 09 Februari 2018 - 11:30 WIB
Prancis Naikkan Belanja...
Prancis Naikkan Belanja Pertahanan 35% dalam 6 Tahun
A A A
PARIS - Prancis berencana menaikkan belanja pertahanan hingga lebih dari sepertiga antara 2017 dan 2025 dalam memenuhi target NATO belanja 2% dari produk domestik bruto (PDB) untuk sektor itu.

Saat menyajikan rencana belanja militer beberapa tahun, kemarin, Kementerian Angkatan Bersenjata Prancis menjelaskan, anggaran itu akan naik 1,8% menjadi 34,2 miliar euro tahun ini sesuai dengan komitmen yang telah ditetapkan Presiden Emmanuel Macron.

Peningkatan tahunan ini diproyeksikan untuk berada di kisaran 1,7% antara 2019 dan 2022, sebelum naik menjadi 3,0% pada 2023 saat mandat kepresidenan Macron berakhir. Kemudian anggaran pertahanan akan sebesar 44 miliar euro, 35,8% lebih tinggi dibandingkan dengan level tahun lalu. Rencana belanja pertahanan ini disusun untuk investasi lebih besar pada peralatan dan pelatihan untuk perang domestik dan ancaman internasional dari terorisme serta menjaga kekuatan darat, laut, dan udara.

“Saya ingin Prancis kuat, melaksanakan takdirnya, melindungi rakyat dan kepentingannya,” kata Macron pada bulan lalu saat pidato tahun baru terkait militer dikutip Reuters.

Dia menambahkan, “untuk itu, kita kemampuan pertahanan penuh, pasukan kuat, modern yang responsif dan sesuai masa depan.”Janji menaikkan anggaran itu muncul enam bulan setelah panglima militer Prancis Pierre de Villiers mundur setelah konflik dengan Macron terkait pemangkasan anggaran.

Perselisihan itu merupakan bagian dari tes tekad antara Macron dan Pierre de Villiers. Macron menyatakan saat itu, pemangkasan anggaran pertahanan sebesar 850 juta euro itu untuk membuat defisit publik di bawah target Uni Eropa sebesar 3% dari PDB.

Tujuan itu sekarang tampaknya telah tercapai. Adapun komitmen Macron untuk memenuhi target 2% PDB itu akan disambut di markas NATO dan Washington. Belum diketahui apakah negara-negara lain di Eropa akan mengambil langkah serupa menaikkan belanja pertahanannya. (Syarifudin)
(nfl)
Berita Terkait
Lyon Jadi Pelabuhan...
Lyon Jadi Pelabuhan Baru Jerome Boateng
8 Bukti Prancis Kehilangan...
8 Bukti Prancis Kehilangan Pengaruh Neokolonialisme di Afrika
Prancis Imbau Warganya...
Prancis Imbau Warganya Segera Tinggalkan Pakistan
Pelaku Penyanderaan...
Pelaku Penyanderaan di Bank Prancis Masuk dalam Daftar Pemantauan
Gerakan Boikot Produk...
Gerakan Boikot Produk Prancis Raih Momentum di Bangladesh
5 Alasan PM Prancis...
5 Alasan PM Prancis Sebastien Lecornu Mundur, dari Defisit Anggaran hingga Rasio Utang Capai 113 Persen
Berita Terkini
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
38 menit yang lalu
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
2 jam yang lalu
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
3 jam yang lalu
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
4 jam yang lalu
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
5 jam yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
6 jam yang lalu
Infografis
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved