Trump: AS Harus Modernisasi dan Perkuat Kekuatan Nuklir
Rabu, 31 Januari 2018 - 14:21 WIB
Trump: AS Harus Modernisasi dan Perkuat Kekuatan Nuklir
A
A
A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump menyatakan, AS harus memodernisasi dan memperkuat kekuatan nuklir untuk menghalau setiap ancaman yang ada. Menurut Trump, salah satu ancaman terbesar bagi AS adalah Korea Utara (Korut).
Berbicara saat melakukan Pidato Kenegaraan pertamanya di Kongres AS pada tahun 2018, Trump menyatakan AS harus memiliki kekuatan nuklir yang sangat kuat, yang dapat membuat negara lain berpikir dua lagi untuk menyerang AS.
"Sebagai bagian dari pertahanan, kita harus memodernisasi dan membangun kembali senjata nuklir kita. Semoga kita tidak pernah menggunakannya, tapi perlu membuatnya begitu kuat sehingga bisa menghalangi tindakan agresi oleh negara lain atau orang lain," kata Trump, seperti dilansir Russia Today pada Rabu (31/1).
Dia kemudian mengatakan bahwa "saat ajaib" ketika negara-negara bersiap-siap untuk menyingkirkan persenjataan nuklir, masih belum terlihat sampai saat ini. "Sayangnya, momen itu belum terlihat," ucapnya.
Dalam pidatonya, Trump turut melemparkan serangan terhadap Korut, dengan menyebut para pemimpin Korut memiliki mental yang sangat buruk. Dia lalu menegaskan akan terus melanjutkan tekanan terhadap negara tersebut.
Trump kemudian menggarisbawahi ketegangan yang terus-menerus terjadi di Semenanjung Korea, meskipun ada pembicaraan antara Korut dan Korea Selatan (Korsel) mengenai Olimpiade Musim Dingin yang akan diselenggarakan oleh Seoul.
Dia lalu menyatakan ancaman rudal Korut terhadap AS kian hari kian nyata. Oleh karena itu, Trump menuturkan AS akan terus melanjutkan kampanye terhadap Korut, sampai negara tersebut menghentikan program rudal mereka.
Berbicara saat melakukan Pidato Kenegaraan pertamanya di Kongres AS pada tahun 2018, Trump menyatakan AS harus memiliki kekuatan nuklir yang sangat kuat, yang dapat membuat negara lain berpikir dua lagi untuk menyerang AS.
"Sebagai bagian dari pertahanan, kita harus memodernisasi dan membangun kembali senjata nuklir kita. Semoga kita tidak pernah menggunakannya, tapi perlu membuatnya begitu kuat sehingga bisa menghalangi tindakan agresi oleh negara lain atau orang lain," kata Trump, seperti dilansir Russia Today pada Rabu (31/1).
Dia kemudian mengatakan bahwa "saat ajaib" ketika negara-negara bersiap-siap untuk menyingkirkan persenjataan nuklir, masih belum terlihat sampai saat ini. "Sayangnya, momen itu belum terlihat," ucapnya.
Dalam pidatonya, Trump turut melemparkan serangan terhadap Korut, dengan menyebut para pemimpin Korut memiliki mental yang sangat buruk. Dia lalu menegaskan akan terus melanjutkan tekanan terhadap negara tersebut.
Trump kemudian menggarisbawahi ketegangan yang terus-menerus terjadi di Semenanjung Korea, meskipun ada pembicaraan antara Korut dan Korea Selatan (Korsel) mengenai Olimpiade Musim Dingin yang akan diselenggarakan oleh Seoul.
Dia lalu menyatakan ancaman rudal Korut terhadap AS kian hari kian nyata. Oleh karena itu, Trump menuturkan AS akan terus melanjutkan kampanye terhadap Korut, sampai negara tersebut menghentikan program rudal mereka.
(esn)