AS Pernah Berencana Berbagi Proyek 'Star Wars' dengan Rusia

Senin, 22 Januari 2018 - 07:03 WIB
AS Pernah Berencana...
AS Pernah Berencana Berbagi Proyek 'Star Wars' dengan Rusia
A A A
LONDON - Sebuah dokumen rahasia yang baru saja dirilis Arsip Nasional di Kew menunjukkan bahwa keamanan nasional Inggris pernah merasa terancam oleh Amerika Serikat (AS). Pasalnya, AS pernah mempertimbangkan menjadikan Rusia sebagai mitra dalam Inisiatif Pertahanan Strategis, yang dikenal sebagai perisai pertahanan rudal "Star Wars".

Berkas tersebut memperingatkan bahwa kerja sama kontroversial semacam itu mengangkat pertanyaan mendalam untuk keamanan global dan berpotensi merusak upaya Inggris untuk mempertahankan kapal selam Trident nuklirnya sebagai alat pencegahan.

Dokumen-dokumen tersebut, yang ditolak ke Downing Street dan Kementerian Luar Negeri, menggambarkan visi Inggris tentang ancaman bahwa Rusia dapat memasang aksi ke Barat di masa depan. Selanjutnya, proyek Star Wars, yang dirancang oleh Ronald Reagan pada tahun 1983 sebagai perisai berbasis ruang angkasa untuk melindungi negara tersebut dari serangan nuklir, disesuaikan untuk mempertahankan diri terhadap rudal konvensional dan senjata pemusnah massal yang diluncurkan dari dalam negara-negara nakal seperti Saddam Hussein di Irak atau Muammar Gaddafi di Libya.

Berkas tersebut juga mengungkapkan maksud Presiden Bush untuk mendiskusikan proyek tersebut dengan Boris Yeltsin setelah pertemuan mereka di Camp David pada bulan Februari 1992, untuk mengumumkan berakhirnya Perang Dingin seperti dikutip dari Sputnik, Senin (22/1/2018).

"Pemerintahan Bush percaya bahwa Yeltsin memiliki sikap dan kemauan baru untuk bekerja sama yang ingin dimanfaatkan Amerika untuk keuntungan nyata dari sebuah hubungan yang lebih baik ... dan juga untuk membantu Yeltsin mendapatkan pekerjaan yang berguna bagi para ilmuwan nuklirnya," jelas Sir Stephen Wall, yang saat itu menjadi sekretaris pribadi John Major, kepada Kementerian Luar Negeri Inggris.

Dalam suratnya ke Kementerian Luar Negeri, dia melanjutkan dengan mengatakan bahwa orang Amerika akan menunjukkan kesediaan untuk mendiskusikan pertukaran teknologi, termasuk menjajaki kemungkinan sistem pertahanan global yang melibatkan campuran sistem berbasis lahan dan berbasis ruang angkasa. Namun, ia buru-buru memperingatkan bahwa Inggris, tidak seperti AS, tidak dapat berasumsi bahwa Rusia akan selamanya menjadi orang baik.

Berkas tersebut juga mengungkapkan bahwa Bush berbagi pemikirannya dengan sekutu AS, menunjukkan kemungkinan sistem yang diproteksi NATO terhadap serangan rudal yang terbatas, dengan Rusia sebagai "mitra utama." Keputusan tersebut akan memiliki efek mendalam pada NATO dan akan meningkatkan Pertanyaan sulit tentang siapa 'di dalam' dan siapa 'keluar' - perpecahan Timur-Barat yang lama dapat digantikan oleh divisi Utara-Selatan.

"Setiap peningkatan kemampuan bahasa Rusia yang signifikan untuk mendeteksi dan mencegat rudal Trident kita akan membuatnya lebih sulit dan lebih mahal untuk memenuhi kriteria pencegahan kita," sambung berkas tersebut.

Berkas tersebut mencakup brosur rahasia AS mengenai proyek Star Wars yang mengungkapkan penjelasan mengenai bagaimana sistem pelacak dan radar berbasis darat dan ruang angkasa akan memantau penerbangan rudal sebelum mengirim sejumlah pencegat untuk menghancurkan hulu ledak.

"Gagasan tentang 'kerjasama Timur-Barat' atas Global Protection Against Limited Strikes di samping menimbulkan pertanyaan yang jauh mengenai struktur keamanan internasional di masa depan. Semakin dekat kerja sama, semakin sulit untuk membenarkan konsep pencegahan terhadap opini publik Barat," demikian bunyi berkas itu.

Proyek Star Wars sendiri akhirnya secara resmi dihentikan pada tahun 1993. Teknologi ini terbukti terlalu rumit, selain biaya yang sangat besar.
(ian)
Berita Terkait
Negara-negara Eropa...
Negara-negara Eropa yang Dihasut Amerika Serikat untuk Boikot Gas Rusia
Hubungan Amerika Serikat...
Hubungan Amerika Serikat dan Ukraina Dikabarkan Retak
Fakta Perang Hibrida...
Fakta Perang Hibrida Amerika Serikat-Rusia
Perbandingan Wagner...
Perbandingan Wagner Rusia dan Blackwater Amerika Serikat
Ancaman Rudal Muncul...
Ancaman Rudal Muncul dari Barat, Rusia Siap Beri Respons Militer
Pejabat Rusia yang Dilarang...
Pejabat Rusia yang Dilarang Masuk ke Amerika Serikat
Berita Terkini
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
1 jam yang lalu
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
1 jam yang lalu
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
3 jam yang lalu
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
4 jam yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
4 jam yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
6 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved