Tegang dengan China dan Korut, Jepang Ubah Kapal Perang Jadi Kapal Induk

Kamis, 28 Desember 2017 - 14:25 WIB
Tegang dengan China dan Korut, Jepang Ubah Kapal Perang Jadi Kapal Induk
Tegang dengan China dan Korut, Jepang Ubah Kapal Perang Jadi Kapal Induk
A A A
TOKYO - Pemerintah Jepang memerintahkan kapal pengangkut helikopter kelas Izumo dikonversi menjadi kapal yang mampu meluncurkan jet tempur. Kebijakan ini diambil di tengah ketegangan dengan China dan Korea Utara (Korut).

Kapal sepanjang 248 meter itu akan menjadi kapal Jepang pertama yang mampu meluncurkan pesawat tempur sejak Perang Dunia Kedua, yang menandai kelanjutan militerisasi di Jepang baru-baru ini.

Setelah kekalahannya di akhir Perang Dunia Kedua, Jepang menandatangani sebuah kesepakatan yang menjanjikan untuk tidak membangun senjata ofensif dan untuk mengubah militernya menjadi kekuatan defensif.

Sekarang angkatan laut Jepang, yang dikenal sebagai Maritime Self Defense Force, telah membuat China memberikan peringatan setelah terlihat untuk menjauh dari kesepakatan damai tersebut.

Juru bicara kementerian luar negeri China Hua Chunying mengatakan: "Kami mendesak Jepang untuk melakukan lebih banyak hal yang dapat membantu meningkatkan rasa saling percaya dan mempromosikan perdamaian dan stabilitas regional," seperti dikutip dari Daily Express, Kamis (28/12/2017).

China telah memperingatkan langkah tersebut dapat melanggar klausul "no-war" konstitusional Jepang.

Perdana Menteri Shinzo Abe telah menuai kritik setelah menandatangani kesepakatan senjata termasuk satu dengan AS untuk membeli 42 F-35A.

F-35A membutuhkan landasan pacu dan tidak sesuai untuk kapal pengangkut kelas Izumo yang dikonversi, bagaimanapun, telah disarankan agar pesanan tersebut dapat diubah untuk menyertakan F-35B yang mampu melakukan landas vertikal.

Media lokal telah menempatkan biaya konversi sebesar USD500 juta, sebuah angka yang akan mrroket jadi USD4 miliar jika sebuah kapal serupa, Kaga, ditambahkan.

Diperkirakan kapal induk tersebut akan melakukan patroli daerah-daerah yang disengketakan di Laut Cina Timur dimana China dan Jepang keduanya mengklaim kedaulatan atas Kepulauan Senkaku.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
berita/ rendering in 0.1687 seconds (11.97#12.26)