Saudi Kecam Serangan Terhadap Kantor Intelijen Afghanistan
Senin, 25 Desember 2017 - 22:33 WIB
Saudi Kecam Serangan Terhadap Kantor Intelijen Afghanistan
A
A
A
RIYADH - Arab Saudi melemparkan kecaman keras atas serangan terhadap kantor Badan Intelijen Afghanistan. Serangan tersebut menewaskan setidaknya lima orang dan melukai sejumlah orang lainnya.
Saudi, melalui Kementerian Luar Negeri mereka juga menyampaikan belasungkawa kepada pemerintah dan masyarakat Afghanistan, serta mendoakan mereka yang terluka untuk segera pulih.
"Arab Saudi mengulangi pendiriannya dengan Afghanistan melawan semua jenis terorisme dan ekstremisme," kata Kemlu Saudi dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Al Arabiya pada Senin (25/12).
Seperti diketahui, Seorang pelaku bom bunuh diri meledakan diri di depan kantor intelijen Afghanistan di Kabul. Pelaku mendekati pintu masuk badan tersebut dengan berjalan kaki sebelum meledakkan dirinya.
Seorang petugas keamanan, yang berbicara dalam kondisi anonim mengatakan, para korban yang tewas adalah warga sipil yang sedang melintas di depan gedung tersebut.
Sementara itu, juru bicara Kementerian Dalam Negeri Afghanistan, Najib Danish menuturkan, selain lima orang tewas dalam serangan itu, setidaknya dua orang mengalami luka-luka, dan kondisinya cukup serius.
Saudi, melalui Kementerian Luar Negeri mereka juga menyampaikan belasungkawa kepada pemerintah dan masyarakat Afghanistan, serta mendoakan mereka yang terluka untuk segera pulih.
"Arab Saudi mengulangi pendiriannya dengan Afghanistan melawan semua jenis terorisme dan ekstremisme," kata Kemlu Saudi dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Al Arabiya pada Senin (25/12).
Seperti diketahui, Seorang pelaku bom bunuh diri meledakan diri di depan kantor intelijen Afghanistan di Kabul. Pelaku mendekati pintu masuk badan tersebut dengan berjalan kaki sebelum meledakkan dirinya.
Seorang petugas keamanan, yang berbicara dalam kondisi anonim mengatakan, para korban yang tewas adalah warga sipil yang sedang melintas di depan gedung tersebut.
Sementara itu, juru bicara Kementerian Dalam Negeri Afghanistan, Najib Danish menuturkan, selain lima orang tewas dalam serangan itu, setidaknya dua orang mengalami luka-luka, dan kondisinya cukup serius.
(esn)