Dublin Cabut Gelar Prestisius Aung San Suu Kyi

Kamis, 14 Desember 2017 - 14:46 WIB
Dublin Cabut Gelar Prestisius...
Dublin Cabut Gelar Prestisius Aung San Suu Kyi
A A A
DUBLIN - Ibu Kota Irlandia, Dublin, telah membatalkan sebuah gelar kehormatan dari pemimpin de facto Myanmar Aung San Suu Kyi. Pencabutan itu dilakukan di tengah kecaman internasional atas tanggapannya terhadap pembersihan etnis Muslim Rohingya di negara bagiannya di Barat.

Mayoritas anggota dewan kota Dublin memilih untuk mencabut gelar Freedom of City dari Aung San Suu Kyi seperti dikutip dari Time, Kamis (14/12/2017).

Dalam mencabut gelar tersebut, yang diberikan pada tahun 1999, para anggota dewan tersebut mengutip kegagalan mantan pembela demokrasi itu untuk mengutuk kekejaman yang dilakukan militer terhadap Rohingya. Rohingya adalah sebuah etnis minoritas Muslim yang telah lama menghadapi diskriminasi di Myanmar.

Suu Kyi, yang jabatan resminya adalah Penasihat Negara, tidak memiliki pengaruh atas tentara otonom dan menolak untuk mengakui tindakannya di negara bagian Rakhine, bahkan saat PBB mendokumentasikan tuduhan pemerkosaan, pembunuhan dan pembakaran yang dilakukan oleh tentara.

Tindakan keras yang dipimpin tentara tersebut telah mendorong eksodus lebih dari 646.000 orang Rohingya sejak Agustus. Kepala hak asasi manusia PBB telah memperingatkan bahwa kampanye militer yang sangat brutal mungkin termasuk unsur genosida.

Di tengah pelanggaran tersebut, kritik internasional telah datang untuk menggantikan pengakuan dan sejumlah hadiah yang pernah dihujani Suu Kyi, yang menghabiskan 15 tahun di bawah tahanan rumah untuk melakukan demonstrasi tanpa kekerasan terhadap junta negaranya. Beberapa penghargaan pemenang Nobel lainnya baru-baru ini dicabut atau sedang dibahas untuk dicabut, termasuk penghargaan Freedom of City serupa di Oxford, London dan Sheffield.

Bulan lalu, musisi Bob Geldof mengembalikan gelar Freedom of City untuk memprotes asosiasi penghargaan tersebut dengan Suu Kyi.
(ian)
Berita Terkait
Negara Kecil Ini Ingin...
Negara Kecil Ini Ingin Myanmar Dihukum atas Genosida Etnis Muslim Rohingya
Sebut Tentaranya Diancam,...
Sebut Tentaranya Diancam, Myanmar Bantah Pengakuan Kekejaman Rohingya
Pengakuan Tentara Myanmar...
Pengakuan Tentara Myanmar Soal Pembantaian Rohingya: Bunuh Mereka Semua
Pendekatan Rasional...
Pendekatan Rasional terhadap Krisis Rohingya
Agama Warga Negara Bagian...
Agama Warga Negara Bagian Rakhine Myanmar dan Persentasenya
Myanmar: Sebagian Besar...
Myanmar: Sebagian Besar TPS di Rakhine Tutup pada Pemilu November
Berita Terkini
5 Tradisi Unik di Dunia,...
5 Tradisi Unik di Dunia, Salah Satunya Melempar Bayi di India
1 jam yang lalu
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
2 jam yang lalu
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
6 jam yang lalu
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
7 jam yang lalu
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
8 jam yang lalu
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
9 jam yang lalu
Infografis
Korut Gelar Latihan...
Korut Gelar Latihan Serangan Balik Nuklir Dipantau Kim Jong-un
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved