Menyambangi Myanmar, Paus Serukan Perdamaian

Rabu, 29 November 2017 - 11:22 WIB
Menyambangi Myanmar,...
Menyambangi Myanmar, Paus Serukan Perdamaian
A A A
YANGON - Paus Fransiskus meminta rakyat Myanmar untuk mendekap perdamaian dan rekonsiliasi. Myanmar baru saja terbebas dari pemerintah junta militer, namun masih terbelah oleh konflik etnis dan perselisahan komunal.

Paus menyampaikan hal itu pada sebuah misa terbuka di Yangon pada hari ketiga kunjungan diplomatiknya yang penuh dengan risiko. Aksi kekerasan yang ditunjukkan militer Myanmar telah memicu eksodus sekitar 625 ribu Muslim Rohingya dari negara yang mayoritas penduduknya beragama Budha.

Dalam sebuah pidato, Paus tidak menggunakan istilah 'Rohingya' yang sangat dilarang, mengikuti saran dari orang dalam Vatikan. Dikhawatirkan penyebutan Rohingya dapat memicu insiden diplomatik dan mengubah militer dan pemerintah Myanmar melawan orang Kristen minoritas.

Meski begitu, keadilan, hak asasi manusia dan penghormatan untuk semua dipandang secara luas berlaku untuk Rohingya, yang tidak dianggap sebagai warga negara atau sebagai anggota kelompok etnis yang berbeda seperti dilansir dari Reuters, Rabu (29/11/2017).

Eksodus massal dari negara bagian Rakhine ke ujung selatan Bangladesh dimulai pada akhir Agustus. Kala itu militer melancarkan serangan balik dalam menanggapi serangan militan Rohingya terhadap pangkalan militer dan pos keamanan polisi.

Sejumlah desa Rohingya terbakar habis, dan para pengungsi menceritakan pembunuhan dan pemerkosaan. Amerika Serikat (AS) mengatakan pekan lalu bahwa kampanye militer tersebut mencakup "kekejaman yang mengerikan" ditujukan untuk "pembersihan etnis".

Baca juga:
AS Sebut Myanmar Lakukan Pembersihan Etnis terhadap Rohingya


Militer Myanmar telah menolak semua tuduhan pembunuhan, pemerkosaan dan pemindahan paksa tersebut.
(ian)
Berita Terkait
Negara Kecil Ini Ingin...
Negara Kecil Ini Ingin Myanmar Dihukum atas Genosida Etnis Muslim Rohingya
Sebut Tentaranya Diancam,...
Sebut Tentaranya Diancam, Myanmar Bantah Pengakuan Kekejaman Rohingya
Pengakuan Tentara Myanmar...
Pengakuan Tentara Myanmar Soal Pembantaian Rohingya: Bunuh Mereka Semua
Pendekatan Rasional...
Pendekatan Rasional terhadap Krisis Rohingya
Agama Warga Negara Bagian...
Agama Warga Negara Bagian Rakhine Myanmar dan Persentasenya
Myanmar: Sebagian Besar...
Myanmar: Sebagian Besar TPS di Rakhine Tutup pada Pemilu November
Berita Terkini
Iran dan AS Saling Serang,...
Iran dan AS Saling Serang, Trump: Gencatan Senjata Berakhir
59 menit yang lalu
3 Kali Serangan Rudal...
3 Kali Serangan Rudal Rusia ke Kyiv dalam Sepekan, Ukraina Makin Tak Berdaya?
1 jam yang lalu
Trump Luapkan Kemarahan...
Trump Luapkan Kemarahan ke NATO, Ini 4 Pemicunya
2 jam yang lalu
AS Makin Kerdil, Pakar...
AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO
3 jam yang lalu
Timur Tengah Kembali...
Timur Tengah Kembali Membara! Serangan Drone Iran Menarget Militer AS
4 jam yang lalu
AS dan Iran Saling Serang,...
AS dan Iran Saling Serang, Jutaan Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei di Irak
5 jam yang lalu
Infografis
Respons Donald Trump...
Respons Donald Trump usai Gambarnya sebagai Paus Viral
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved