Sama-sama Musuhi Iran, Israel Siap Berbagi Info Intelijen dengan Saudi

Jum'at, 17 November 2017 - 00:55 WIB
Sama-sama Musuhi Iran,...
Sama-sama Musuhi Iran, Israel Siap Berbagi Info Intelijen dengan Saudi
A A A
TEL AVIV - Militer Israel menyatakan siap untuk berbagi informasi intelijen dengan Arab Saudi. Pihak militer Tel Aviv mengaku memiliki kepentingan yang sama dengan Riyadh dalam melawan Iran.

Komentar itu disampaikan Kepala Staf Militer Israel Letnan Jenderal Gadi Eizenkot kepada Elaph, surat kabar yang berbasis di Saudi. Dalam wawancara langka dengan media Riyadh itu, Eizenkot mengaku tidak memiliki rencana untuk menyerang kelompok Hizbullah Libanon, sekutu Teheran.

Saudi dalam beberapa hari terakhir telah meningkatkan tekanan pada Iran dengan menuduh Teheran mencoba memperluas pengaruhnya di negara-negara Arab, termasuk melalui kelompok Hizbullah Libanon.

Meningkatnya ketegangan antara Teheran dan Riyadh telah memicu spekulasi bahwa kepentingan bersama dapat mendorong Arab Saudi dan Israel untuk bekerja sama dalam melawan apa yang mereka lihat sebagai ancaman bersama.

Baca juga: Dubes Osama: Saudi Tak Akan Pernah Kerja Sama dengan Israel!

Tapi, Saudi berpendapat bahwa hubungan dengan Israel bergantung pada penarikan diri Israel dari wilayah Arab yang diduduki dalam perang Timur Tengah 1967.

Ketika ditanya apakah Israel telah berbagi informasi dengan Arab Saudi, Eizenkot berujar; ”Kami siap untuk berbagi informasi jika diperlukan. Ada banyak kepentingan bersama di antara kita.”

Dia menambahkan, Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyerukan peningkatan tekanan terhadap Iran juga telah memberi kesempatan bagi terbentuknya aliansi baru di Timur Tengah.

Baik Arab Saudi maupun Israel memandang Iran sebagai ancaman utama bagi Timur Tengah.

”Rencana strategis utama dan umum harus disiapkan untuk menghentikan bahaya Iran, dan kami siap untuk bertukar keahlian dengan negara-negara Arab moderat dan bertukar informasi intelijen untuk menghadapi Iran,” katanya, dalam wawancara di Kantor Eizenkot di Tel Aviv, yang dilansir Reuters, Jumat (17/11/2017).

Awal bulan ini, Perdana Menteri Libanon Saad al-Hariri mengumumkan pengunduran dirinya dalam sebuah langkah mengejutkan yang telah menjatuhkan Libanon ke dalam krisis politik baru. Hariri mengumumkan pengunduran dirinya saat berada di Riyadh. Dalam pengumumannya itu, dia juga menyuarakan perlawanannya terhadap Iran.
(mas)
Berita Terkait
Israel Serang Iran,...
Israel Serang Iran, Arab Saudi Marah Besar!
Iran Peringatkan Arab...
Iran Peringatkan Arab Saudi tentang Ketergantungan pada Israel
Arab Saudi Klarifikasi...
Arab Saudi Klarifikasi Tak Terlibat dalam Mencegat Rudal Iran di Israel
Bertemu Menlu Arab Saudi,...
Bertemu Menlu Arab Saudi, Presiden Iran Sentil Israel
3 Alasan yang Membuat...
3 Alasan yang Membuat Arab Saudi Bermusuhan dengan Iran
Jelang Serangan Israel...
Jelang Serangan Israel ke Iran, AS Jual Senjata Baru ke Saudi dan UEA Senilai Rp35 Triliun
Berita Terkini
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
44 menit yang lalu
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
1 jam yang lalu
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
2 jam yang lalu
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
3 jam yang lalu
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
4 jam yang lalu
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
4 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved