Bertemu Menlu Arab Saudi, Presiden Iran Sentil Israel
Minggu, 18 Juni 2023 - 09:06 WIB
loading...
Presiden Iran Ebrahim Raisi bertemu dengan Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan. Foto/Al Arabiya
A
A
A
TEHERAN - Arab Saudi dan Iran pada bulan Maret mengumumkan keduanya telah mencapai kesepakatan, yang ditengahi oleh China, untuk membangun kembali hubungan diplomatik setelah tujuh tahun terputus.
Hubungan itu semakin mesra setelah Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan mengunjungi Iran pada Sabtu. Ia pun bertemu dengan Presiden Iran Ebrahim Raisi bertemu di Teheran.
Dalam pertemuan itu, Raisi mengkritik keras Israel
“Hanya musuh Islam, yang dipimpin oleh rezim Zionis (Israel), yang kecewa dengan kemajuan kerjasama bilateral dan regional antara Iran dan Arab Saudi,” kata Raisi kepada Pangeran Faisal, menurut kantor berita negara Iran IRNA, yang dinukil dari Al Arabiya, Minggu (18/6/2023).
Raisi juga menyatakan penentangannya terhadap upaya normalisasi hubungan dengan Israel.
Baca Juga: Makin Mesra, Menteri Luar Negeri Arab Saudi Dilaporkan Akan Kunjungi Iran
“Rezim Zionis bukan hanya musuh Palestina, itu adalah ancaman bagi semua Muslim. Normalisasi hubungan dengan Israel tidak hanya gagal untuk meningkatkan keamanan tetapi juga bertentangan dengan pendapat umat Islam,” ujarnya.
Hubungan itu semakin mesra setelah Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan mengunjungi Iran pada Sabtu. Ia pun bertemu dengan Presiden Iran Ebrahim Raisi bertemu di Teheran.
Dalam pertemuan itu, Raisi mengkritik keras Israel
“Hanya musuh Islam, yang dipimpin oleh rezim Zionis (Israel), yang kecewa dengan kemajuan kerjasama bilateral dan regional antara Iran dan Arab Saudi,” kata Raisi kepada Pangeran Faisal, menurut kantor berita negara Iran IRNA, yang dinukil dari Al Arabiya, Minggu (18/6/2023).
Raisi juga menyatakan penentangannya terhadap upaya normalisasi hubungan dengan Israel.
Baca Juga: Makin Mesra, Menteri Luar Negeri Arab Saudi Dilaporkan Akan Kunjungi Iran
“Rezim Zionis bukan hanya musuh Palestina, itu adalah ancaman bagi semua Muslim. Normalisasi hubungan dengan Israel tidak hanya gagal untuk meningkatkan keamanan tetapi juga bertentangan dengan pendapat umat Islam,” ujarnya.
Lihat Juga :