Jelang Serangan Israel ke Iran, AS Jual Senjata Baru ke Saudi dan UEA Senilai Rp35 Triliun

Sabtu, 12 Oktober 2024 - 15:06 WIB
loading...
Jelang Serangan Israel...
AS menjual senjata terbarunya ke Arab Saudi dan Uni Ermirat Arab. Foto/Press TV
A A A
RIYADH - AS telah menyetujui penjualan senjata baru ke Arab Saudi dan UEA senilai USD2,25 miliar atau setara Rp35 triliun.

Dalam pengumuman terpisah, Pentagon mengatakan bahwa Departemen Luar Negeri telah mengizinkan penjualan senjata potensial ke Arab Saudi, termasuk 220 Rudal Taktis Sidewinder AIM-9X Block II dan peralatan terkait senilai USD251,8 juta.

Selain itu, AS menyetujui kemungkinan penjualan 2.503 rudal AGM-114R3 Hellfire II, beserta dukungan logistik, dengan total sekitar USD655 juta.

“Penjualan yang diusulkan akan meningkatkan kemampuan Arab Saudi untuk mengatasi ancaman saat ini dan di masa mendatang, serta meningkatkan interoperabilitas dengan sistem yang dioperasikan oleh Pasukan AS dan negara-negara Teluk [Persia] lainnya,” kata Pentagon, dilansir Press TV.

Persetujuan lainnya mencakup kesepakatan senilai $139 juta untuk 10.000 peluru seri M456, 105mm High Explosive Anti-Tank Tracer, serta berbagai jenis amunisi tank, howitzer, dan senapan mesin.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 3 Tewas Tertimpa Reruntuhan, Pemerintah Tetapkan Status Darurat
Heboh, Menteri Perempuan...
Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa
Rekomendasi
PNM Berikan Beasiswa...
PNM Berikan Beasiswa kepada 1.590 Anak dari Jenjang SD hingga Perguruan Tinggi
DPR: Kasus Chromebook...
DPR: Kasus Chromebook Adalah The New White Collar Crime Terbaik Tanpa Kriminalisasi
Teknik Elektro UMB Hadirkan...
Teknik Elektro UMB Hadirkan Teknologi Tepat Guna dan Akuaponik di Srengseng
Berita Terkini
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Infografis
10 Alasan Dunia Cenderung...
10 Alasan Dunia Cenderung Senang Lihat Serangan Iran ke Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved