Myanmar Copot Jenderal Dalang Tragedi Rohingya

Selasa, 14 November 2017 - 14:05 WIB
Myanmar Copot Jenderal...
Myanmar Copot Jenderal Dalang Tragedi Rohingya
A A A
YANGON - Militer Myanmar telah mencopot jenderal yang bertanggung jawab atas atas operasi militer yang menyebabkan eksodus besar-besaran Muslim Rohingya. Militer Myanmar, yang dikenal sebagai Tatmadaw, meluncurkan operasi sweeping kontra pemberontakan pada bulan Agustus.

Tidak ada alasan yang diberikan atas pencopotan Mayor Jenderal Maung Maung Soe dari jabatannya sebagai kepala Komando Barat di negara bagian Rakhine.

"Saya tidak tahu alasan mengapa dia dipindahkan," ujar Mayor Jenderal Aye Lwin, Wakil Direktur Psikologis Perang dan Departemen Hubungan Masyarakat di Kementerian Pertahanan Myanmar.

"Dia tidak pindah ke posisi apapun saat ini. Dia telah dimasukkan ke dalam pos cadangan," ungkapnya seperti dikutip dari Reuters, Selasa (14/11/2017).

Perintah pencopotan Maung Maung Soe dikeluarkan pada Jumat lalu dan Brigadir Jenderal Soe Tint Naing, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Logistik, ditunjuk sebagai kepala Komando Barat yang baru.

Terdiri dari tiga divisi, Komando Barat diawasi langsung oleh Biro Operasi Khusus, yang melapor ke kantor kepala komandan militer, Jenderal Senior Min Aung Hlaing.

Myanmar mengatakan operasi pembersihan diperlukan untuk keamanan nasional setelah militan Rohingya menyerang 30 pos keamanan dan sebuah pangkalan militer di negara bagian Rakhine pada 25 Agustus lalu. Penyelidikan internal menempatkan jumlah pejuang yang terlibat dalam serangan itu di lebih dari 10 ribu, lebih dari dua kali lipat perkiraan resmi sebelumnya.

Terbaru, militer Myanmar merilis laporan yang menolak semua tuduhan pemerkosaan dan pembunuhan oleh pasukan keamanan. Aksi kekerasan tentara Myanmar ini telah menyebabkan lebih dari 600 ribu Muslim Rohingya melarikan diri ke Bangladesh.
(ian)
Berita Terkait
Negara Kecil Ini Ingin...
Negara Kecil Ini Ingin Myanmar Dihukum atas Genosida Etnis Muslim Rohingya
Sebut Tentaranya Diancam,...
Sebut Tentaranya Diancam, Myanmar Bantah Pengakuan Kekejaman Rohingya
Pengakuan Tentara Myanmar...
Pengakuan Tentara Myanmar Soal Pembantaian Rohingya: Bunuh Mereka Semua
Pendekatan Rasional...
Pendekatan Rasional terhadap Krisis Rohingya
Agama Warga Negara Bagian...
Agama Warga Negara Bagian Rakhine Myanmar dan Persentasenya
Myanmar: Sebagian Besar...
Myanmar: Sebagian Besar TPS di Rakhine Tutup pada Pemilu November
Berita Terkini
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
17 menit yang lalu
Iran Lebih Suka Bombardir...
Iran Lebih Suka Bombardir Negara-negara Arab Dibandingkan Kapal Induk AS, Ini 5 Alasannya
1 jam yang lalu
4 Operasi Militer Berani...
4 Operasi Militer Berani yang Berakhir Bencana, dari Invasi Teluk Babi hingga Cakar Elang
3 jam yang lalu
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
6 jam yang lalu
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
7 jam yang lalu
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
8 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved