Rusia Minta AS Percepat Penghancuran Senjata Kimia

Kamis, 19 Oktober 2017 - 14:31 WIB
Rusia Minta AS Percepat...
Rusia Minta AS Percepat Penghancuran Senjata Kimia
A A A
NEW YORK - Amerika Serikat (AS) dan negara-negara lain untuk mengikuti contoh Rusia dan melakukan penghentian persenjataan kimia mereka. Hal itu diungkapkan oleh seorang diplomat senior Rusia.

"Kami telah mewarisi gudang senjata pemusnah massal terbesar di dunia, dan kami melakukan rencana untuk menghancurkannya dengan itikad baik," kata Vladimir Yermakov, wakil kepala Departemen Luar Negeri untuk Kontrol Senjata dan Non-Proliferasi.

Berbicara di depan sidang Komite Pertama Majelis Umum PBB, diplomat tersebut menegaskan kembali komitmen Rusia untuk menghormati kewajibannya berdasarkan kesepakatan internasional.

"Kami menyerukan kepada semua negara yang masih memiliki senjata kimia untuk segera mengikuti contoh Rusia," seru Yermakov seperti dikutip dari Russia Today, Kamis (19/10/2017).

"Ini terutama menyangkut negara yang telah memulai konvensi tersebut dan selalu menjadi promotor gagasannya dan sekarang karena beberapa alasan tetap menjadi pemilik stok senjata kimia terbesar," tambahnya, tampaknya mengacu pada AS.

Dia juga mengungkapkan kebingungan pada fakta bahwa AS, sementara memiliki persenjataan senjata kimia terbesar di dunia, telah berusaha untuk membayangi prestasi besar negara lain, seperti Suriah.

Yermakov juga mengucapkan terima kasih kepada beberapa negara yang telah berkontribusi secara finansial terhadap program penghancuran senjata kimia Rusia, seperti AS, Inggris, Italia, Polandia, Jerman dan Prancis.

Rusia menghancurkan persediaan bahan kimia terakhirnya pada akhir September lalu. Presiden Vladimir Putin secara pribadi memantau proses ini melalui link TV dan menyebutnya sebagai peristiwa bersejarah.

Pada tanggal 9 Oktober, Putin memerintahkan pembubaran Komisi Negara untuk Menghancurkan Senjata Kimia, karena badan ini tidak lagi memiliki tujuan untuk melayani.

Pada akhir September, AS mengumumkan rencana untuk menghancurkan stok senjata kimia mereka sendiri pada akhir 2023.
(ian)
Berita Terkait
Hubungan Amerika Serikat...
Hubungan Amerika Serikat dan Ukraina Dikabarkan Retak
Fakta Perang Hibrida...
Fakta Perang Hibrida Amerika Serikat-Rusia
Perbandingan Wagner...
Perbandingan Wagner Rusia dan Blackwater Amerika Serikat
Pejabat Rusia yang Dilarang...
Pejabat Rusia yang Dilarang Masuk ke Amerika Serikat
Amerika Serikat: Iran...
Amerika Serikat: Iran Sekarang Beking Militer Utama Rusia
Campur Tangan Amerika...
Campur Tangan Amerika Serikat dalam Perang Rusia-Ukraina
Berita Terkini
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
21 menit yang lalu
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
1 jam yang lalu
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
3 jam yang lalu
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
5 jam yang lalu
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
9 jam yang lalu
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
10 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved