Perang Geng, 14 Pemadat Ditembak di Pusat Rehabilitasi Meksiko
Kamis, 28 September 2017 - 04:03 WIB
Perang Geng, 14 Pemadat Ditembak di Pusat Rehabilitasi Meksiko
A
A
A
MEXICO CITY - Sedikitnya 14 orang ditembak mati pada Selasa malam di sebuah pusat rehabilitasi narkoba di utara Meksiko. Aksi ini adalah bagian dari perang wilayah antara dua kelompok kriminal, kata seorang juru bicara kantor jaksa agung negara bagian tersebut.
Carlos Huerta mengatakan aksi penembakan tersebut terjadi di wilayah Rosario, kota Chihuahua, ibu kota negara bagian Chihuahua. Selain menyebabkan 14 orang tewas, 8 orang juga terluka dalam kejadian tersebut.
"Kami melakukan penyelidikan awal yang terus berlanjut dimana kami percaya bahwa ini adalah serangan yang dilakukan oleh kelompok kriminal yang berperang untuk wilayah narkoba di wilayah tersebut," kata Huerta seperti dikutip dari Reuters, Kamis (28/9/2017).
Huerta mengatakan geng jalanan Aztecas menyerang pusat rehabilitasi di mana beberapa anggota kelompok pesaing Los Mexicles, yang terkait dengan kartel Sinaloa yang berkuasa, berada.
Kedua kelompok tersebut adalah sayap kartel yang memperebutkan rute distribusi narkoba, terutama untuk bahan kristal.
Tahun lalu, sekitar 23.000 orang terbunuh dalam insiden kekerasan di Meksiko. Itu merupakan tahun paling mematikan sejak Presiden Enrique Pena Nieto mulai menjabat pada akhir 2012 lalu.
Sejak saat itu, kekerasan telah meningkat seiring kartel obat bius yang kuat di negara itu terpecah dan terkonsolidasi saat berperang tanpa ampun untuk mengendalikan rute penyelundupan yang menguntungkan di Amerika Serikat.
"Sebanyak 1.444 orang telah terbunuh sejauh ini pada tahun ini di negara bagian Chihuahua sendiri," pungkas Huerta.
Carlos Huerta mengatakan aksi penembakan tersebut terjadi di wilayah Rosario, kota Chihuahua, ibu kota negara bagian Chihuahua. Selain menyebabkan 14 orang tewas, 8 orang juga terluka dalam kejadian tersebut.
"Kami melakukan penyelidikan awal yang terus berlanjut dimana kami percaya bahwa ini adalah serangan yang dilakukan oleh kelompok kriminal yang berperang untuk wilayah narkoba di wilayah tersebut," kata Huerta seperti dikutip dari Reuters, Kamis (28/9/2017).
Huerta mengatakan geng jalanan Aztecas menyerang pusat rehabilitasi di mana beberapa anggota kelompok pesaing Los Mexicles, yang terkait dengan kartel Sinaloa yang berkuasa, berada.
Kedua kelompok tersebut adalah sayap kartel yang memperebutkan rute distribusi narkoba, terutama untuk bahan kristal.
Tahun lalu, sekitar 23.000 orang terbunuh dalam insiden kekerasan di Meksiko. Itu merupakan tahun paling mematikan sejak Presiden Enrique Pena Nieto mulai menjabat pada akhir 2012 lalu.
Sejak saat itu, kekerasan telah meningkat seiring kartel obat bius yang kuat di negara itu terpecah dan terkonsolidasi saat berperang tanpa ampun untuk mengendalikan rute penyelundupan yang menguntungkan di Amerika Serikat.
"Sebanyak 1.444 orang telah terbunuh sejauh ini pada tahun ini di negara bagian Chihuahua sendiri," pungkas Huerta.
(ian)