Pasukan AS di Korsel Bersiap Latihan Serangan Senjata Pemusnah Massal

Jum'at, 08 September 2017 - 03:41 WIB
Pasukan AS di Korsel...
Pasukan AS di Korsel Bersiap Latihan Serangan Senjata Pemusnah Massal
A A A
WASHINGTON - Militer Amerika Serikat (AS) menginginkan pasukannya yang ditempatkan di Korea Selatan (Korsel) melakukan latihan serangan potensial dengan menggunakan bahan berbahaya, yang bisa bersifat radioaktif. Bahan berbahaya itu kerap disebut sebagai senjata pemusnah massal (WMD).

Explosive Ordnance Disposal Company (EOD) perusahaan senjata yang terkait dengan Angkatan Darat 71 AS di Korea Selatan harus berlatih untuk dapat mengidentifikasi bahan-bahan berbahaya.”Tahu bagaimana melakukan operasi pengendalian, penahanan dan/atau pengepungan, dan juga untuk dapat menerapkan prosedur dekontaminasi,” bunyi proposal kontrak militer AS di situs Federal Business Opportunities ( FBO ) yang dikutip Jumat (8/9/2017).

Pelatihan diharapkan berlangsung dua minggu di Camp Humphreys di Korsel.

AS memiliki sekitar 25.000 tentara yang ditempatkan di negara tersebut, yang menyebar di sekitar 80 lokasi di seluruh negeri.

Pada akhir Agustus, Pentagon mengajukan proposal lain untuk kontraktor agar membangun tembok di sekitar empat pangkalan AS di Korea Selatan guna melindungi pasukan Washington dari serangan potensial.

Pengumuman rencana latihan serangan WMD ini muncul pada saat ketegangan antara AS dan Korea Utara meningkat menyusul uji coba senjata nuklir Pyongyang. Senjata nuklir yang diuji coba Korut pada 3 September 2017 lalu diklaim sebagai bom hidrogen.

Menteri Pertahanan AS James Norman Mattis memperingatkan bahwa Korea Utara akan disambut dengan respons militer besar-besaran jika terus mengancam Washington dan para sekutunya.

Berbeda dengan persiapan AS untuk mengantisipasi perang dengan Korea Utara, Presiden Rusia Vladimir Putin yakin bahwa konflik berskala besar, terutama dengan penggunaan WMD, tidak akan terjadi. Semua pihak yang bertikai, kata dia, memiliki akal sehat yang cukup untuk menghindarinya.

Komentar Putin itu disampaikan di depan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in dan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe di Forum Ekonomi Timur di Kota Vladivostok, Rusia. ”Kita bisa memecahkan masalah ini melalui cara diplomatik,” ujarnya.
(mas)
Berita Terkait
Korea Utara Gelar Latihan...
Korea Utara Gelar Latihan Serangan Nuklir Taktis
Korea Utara Sebut Perang...
Korea Utara Sebut Perang Nuklir Sudah Dekat
Korea Utara Marah Kapal...
Korea Utara Marah Kapal Selam Nuklir AS Muncul di Korea Selatan
Korea Utara Marah Korea...
Korea Utara Marah Korea Selatan dan Amerika Serikat Mulai Latihan Militer
Digertak 2 Pesawat Pengebom...
Digertak 2 Pesawat Pengebom B-1 Amerika Serikat, Begini Respons Korea Utara
China Tuding Amerika...
China Tuding Amerika Serikat Kacaukan Semenanjung Korea
Berita Terkini
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
9 menit yang lalu
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
55 menit yang lalu
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
1 jam yang lalu
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
2 jam yang lalu
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
2 jam yang lalu
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
4 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved