Digertak 2 Pesawat Pengebom B-1 Amerika Serikat, Begini Respons Korea Utara

Jum'at, 17 Januari 2025 - 06:50 WIB
loading...
Digertak 2 Pesawat Pengebom...
Korea Utara kecam manuver 2 pesawat pengebom B-1 Amerika Serikat bersama jet-jet tempur Korea Selatan dan Jepang di Semenanjung Korea. Foto/US Seventh Air Force
A A A
SEOUL - Dua pesawat pengebom strategis B-1 Lancer Amerika Serikat (AS) telah bermanuver bersama jet-jet tempur Korea Selatan dan Jepang di dekat Semenanjung Korea sebagai unjuk kekuatan terhadap Korea Utara (Korut).

Gertakan pesawat-pesawat militer Amerika dan sekutunya itu berlangsung hari Rabu untuk merespons uji tembak rudal Pyongyang sehari sebelumnya.

Pemerintah Korea Utara, melalui medianya; KCNA, mengecam pengerahan pesawat pengebom strategis AS tersebut serta manuver serupa AS, Jepang, dan Korea Selatan dalam beberapa bulan terakhir.

Baca Juga: Korut Sukses Tes Rudal Hipersonik, Kim Jong-un: Ditujukan untuk Cegah Perang Nuklir!

Pyongyang, menurut KCNA, juga mengecam Kelompok Konsultatif Nuklir (NCG) gabungan antara AS dan Korea Selatan yang berupaya mengelola ancaman nuklir Korea Utara.

“Korea Utara akan dengan tegas mengekang setiap provokasi militer dengan menjalankan haknya sepenuhnya untuk membela diri,” tulis KCNA, mengutip Kementerian Luar Negeri Korea Utara, Jumat (17/1/2025).

Selama pertemuan NCG terbaru yang diadakan minggu lalu, AS menegaskan kembali komitmennya untuk meningkatkan visibilitas reguler aset strategis Amerika di semenanjung Korea, menurut pernyataan bersama dari AS dan Korea Selatan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Israel Berusaha Pengaruhi...
Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan AS, Wapres JD Vance Minta Pejabat Waspada
Rekomendasi
60 Ribu Guru Dipanggil...
60 Ribu Guru Dipanggil PPG 2026 Tahap 2, Ini Tahapan dan Dokumen yang Wajib Disiapkan
Ditjen Polpum Dorong...
Ditjen Polpum Dorong Standarisasi Anggaran Kesbangpol Berbasis Risiko dan Kebutuhan Daerah
Biaya Medis Meningkat,...
Biaya Medis Meningkat, Allianz Ajak Pahami Pentingnya Perlindungan Kesehatan
Berita Terkini
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
Infografis
Amerika Serikat Terjunkan...
Amerika Serikat Terjunkan Pesawat Pengebom Nuklir B2 ke Yaman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved