Ancam AS, Iran Hanya Butuh 5 Hari untuk Pengayaan Uranium

Rabu, 23 Agustus 2017 - 02:44 WIB
Ancam AS, Iran Hanya...
Ancam AS, Iran Hanya Butuh 5 Hari untuk Pengayaan Uranium
A A A
TEHERAN - Iran hanya membutuhkan waktu lima hari untuk meningkatkan pengayaan uranium ke tingkat yang cukup untuk membuat senjata nuklir. Hal itu akan dilakukan Teheran jika Amerika Serikat (AS) mundur dari kesepakatan nuklir 2015.

Ancaman Teheran kepada Washington itu disampaikan Kepala Organisasi Atom Iran, Ali Akbar Salehi pada hari Selasa.

”Jika ada rencana untuk reaksi dan tantangan, kami pasti akan mengejutkan mereka,” kata Salehi seperti dikutip dari AP, Rabu (23/8/2017). ”Jika kita membuat tekad, kita bisa melanjutkan pengayaan 20 persen paling banyak dalam lima hari,” lanjut Salehi yang disiarkan stasiun televisi Iran.

Kendati demikian, Salehi menegaskan bahwa negaranya tidak tertarik pada skenario seperti itu. ”Pasti, kita tidak tertarik hal seperti itu terjadi. Kami belum mencapai kesepakatan dengan mudah untuk membiarkannya berjalan dengan mudah. Kami berkomitmen terhadap kesepakatan dan kami setia untuk itu,” ujar dia mengacu pada kepatuhan Teheran atas kesepakatan nuklir antara Iran dan enam negara kekuatan dunia (AS, Rusia, Inggris, China, Prancis dan Jerman).

Dalam kesepakatan nuklir, Iran bersedia membatasi pengayaan uraniumnya sebesar lima persen, dan juga untuk mengurangi stockpile materialnya. Imbalannya, sanksi atau embargo terhadap Iran dicabut.

”Prioritas terbesar kami adalah mempertahankan JCPOA (Joint Comprehensive Plan of Action), tapi tentu saja tidak dengan harga berapa pun,” imbuh Salehi.

Ancaman Kepala Atom Iran ini muncul setelah Presiden Hassan Rouhani menegaskan bahwa Teheran dapat mundur pada kesepakatan nuklir 2015 dalam beberapa jam dan mencapai kondisi yang lebih maju daripada sebelum dimulainya negosiasi dari kesepakatan yang telah lama ditunggu.

”Dunia telah dengan jelas melihat bahwa di bawah (Donald) Trump, Amerika telah mengabaikan kesepakatan internasional, dan selain merongrong (kesepakatan nuklir), juga telah melanggar ketentuan tentang kesepakatan Paris dan kesepakatan Kuba. Amerika Serikat bukanlah mitra yang baik atau negosiator yang andal,” kata Rouhani.
(mas)
Berita Terkait
Iran Akan Pertimbangkan...
Iran Akan Pertimbangkan Negosiasi Langsung dengan Amerika Serikat
Iran Umumkan Perundingan...
Iran Umumkan Perundingan Nuklir dengan Rusia dan China
Diplomat dari Lima Negara,...
Diplomat dari Lima Negara, Tanpa AS, Lanjutkan Perundingan Nuklir Iran
Iran: AS Jadikan Protes...
Iran: AS Jadikan Protes Mahsa Amini Alat Konsesi Perundingan Nuklir
Anggota Parlemen Iran:...
Anggota Parlemen Iran: Tentara AS Berisiko Neraka jika Perundingan Nuklir Gagal
Trump Surati Pemimpin...
Trump Surati Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei, Desak Perundingan Nuklir
Berita Terkini
3 Alasan Mojtaba Tidak...
3 Alasan Mojtaba Tidak Menghadiri Pemakaman Ayahnya, Ada Indikasi Serangan Israel
49 menit yang lalu
Deretan Delegasi Asing...
Deretan Delegasi Asing yang Hadiri Pemakaman Khamenei, Salah Satunya Musuh Bebuyutan Iran
3 jam yang lalu
Jenderal Paling Ditakuti...
Jenderal Paling Ditakuti Israel dan AS Ini Muncul dari Persembunyian saat Pemakaman Khamenei
6 jam yang lalu
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
7 jam yang lalu
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
8 jam yang lalu
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
9 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved