Dalangi Plot Habisi Kim Jong-un, Eks Presiden Korsel Target Korut

Kamis, 29 Juni 2017 - 09:06 WIB
Dalangi Plot Habisi...
Dalangi Plot Habisi Kim Jong-un, Eks Presiden Korsel Target Korut
A A A
SEOUL - Pemerintah Korea Utara (Korut) mengeluarkan perintah kepada pihak berwenang Pyongyang untuk mengeksekusi mati mantan Presiden Korea Selatan (Korsel) Park Geun-hye. Alasannya, Park dianggap sebagai dalang plot atau rencana untuk membunuh pemimpin Korut Kim Jong-un.

Kepala mata-mata Korsel Lee Byung-ho juga jadi target pembunuhan rezim Kim Jong-un dengan alasan yang sama. Park yang telah parlemen atas kasus korupsi pada Maret lalu, saat ini sedang menjalani hukuman.

Perintah pemerintah Korut untuk membunuh eks presiden Korsel ini diumumkan media pemerintah Pyongyang, KCNA, pada hari Kamis (29/6/2017).

Dalam “bocoran” perintah eksekusi yang tidak disebutkan sumbernya, KCNA melaporkan bahwa Park dan Lee menyetujui rencana penggulingan dan pembunuhan Kim Jong-un pada tahun 2015. Perintah itu juga muncul setelah beberapa hari lalu surat kabar Jepang mengungkap hal serupa.

”Kami menyatakan di dalam dan di luar negeri bahwa kami akan menjatuhkan hukuman mati atas pengkhianat Park Geun-hye dan direktur dinas intelijen (Korsel), penjahat terorisme yang disponsori negara dan menekankan rencana keji untuk menyakiti pemimpin tertinggi DPRK,” bunyi perintah pemerintah Pyongyang yang diumumkan KCNA.

”Kami menyatakan bahwa seandainya pasukan AS dan bonekanya Korsel kembali mencoba melakukan aksi terorisme yang disponsori negara, yang menargetkan kepemimpinan tertinggi, kami akan menjatuhkan hukuman tanpa pemberitahuan terlebih dahulu,” lanjut pengumuman itu.

Pengumuman itu dikeluarkan bersama oleh Kementerian Keamanan Negara, Kementerian Keamanan Rakyat dan Kantor Jaksa Penuntut Umum Pusat.

Badan Intelijen Nasional Korsel (NIS) menanggapi pengumuman rezim Korut itu dengan marah. NIS tidak akan membiarkan warga Korsel diancam untuk dibunuh.

Badan Intelijen Korsel itu juga ragu dengan laporan berita terkait rencana untuk menghabisi diktator muda Korut Kim Jong-un. NIS, sebagaimana dilaporkan Yonhap, menolak pesan Pyongyang itu sebagai ancaman tanpa dasar.
(mas)
Berita Terkait
Korea Selatan: 1.100...
Korea Selatan: 1.100 Tentara Korea Utara Dibantai Ukraina
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Korea Selatan Beri Sanksi...
Korea Selatan Beri Sanksi pada Korea Utara
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Utara Vs Korea Selatan
Korea Utara Hancurkan...
Korea Utara Hancurkan Lapangan Golf Milik Korea Selatan
Langka, Warga Korea...
Langka, Warga Korea Selatan Membelot ke Korea Utara
Berita Terkini
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
24 menit yang lalu
Iran Klaim Rudal Patriot...
Iran Klaim Rudal Patriot AS yang Hancurkan Bandara Kuwait, Amerika Menyangkal
45 menit yang lalu
Rudal Patriot AS Makan...
Rudal Patriot AS Makan Tuan: Gagal Cegat Misil Iran, Malah Hancurkan Bandara Kuwait
1 jam yang lalu
Siapa Adam Hamawy? Dokter...
Siapa Adam Hamawy? Dokter Bedah AS yang Pernah Bertugas di Gaza dan Terpiih sebagai Anggota Kongres
3 jam yang lalu
Siapa Bill Pulte? Direktur...
Siapa Bill Pulte? Direktur Intelijen Nasional AS yang Tak Pernah Jadi Agen Rahasia
4 jam yang lalu
7 Senjata yang Mengubah...
7 Senjata yang Mengubah Dunia pada Perang Dunia II, dari Supersonik hingga Bom Nuklir
5 jam yang lalu
Infografis
Siap Perang Lawan Korsel,...
Siap Perang Lawan Korsel, 1,4 Juta Anak Muda Korut Daftar Tentara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved