AS Tak Takut Jet Tempurnya Diancam Ditembak Jatuh Rusia

Selasa, 20 Juni 2017 - 08:15 WIB
AS Tak Takut Jet Tempurnya...
AS Tak Takut Jet Tempurnya Diancam Ditembak Jatuh Rusia
A A A
WASHINGTON - Pentagon tidak takut dengan ancaman Rusia yang akan menembak jatuh pesawat jet tempur Amerika Serikat (AS) dan koalisinya di langit Suriah. Pentagon tegaskan akan membela diri AS maupun sekutunya diancam.

Ancaman Rusia muncul setelah pesawat jet tempur F/A-18E Super Hornet Pentagon menembak jatuh pesawat jet tempur Su-22 Damaskus di wilayah udara atau langit Raqqa, Suriah pada Minggu malam. Pilot tempur Suriah dilaporkan tewas dalam insiden itu.

Baca: Rusia akan Tembak Jatuh Setiap Objek Terbang di Suriah

Tak hanya mengancam, Rusia telah menangguhkan saluran komunikasi dengan koalisi internasional anti-ISIS yang dipimpin AS. Saluran komunikasi itu telah menjadi solusi untuk mencegah konflik udara antara Moskow dan Washington yang sama-sama beroperasi di Suriah.

Pemerintah Presiden Suriah Bashar al-Assad menyatakan, pesawatnya ditembak jatuh saat memerangi basis kelompok Islamic State atau ISIS. Namun, versi Pentagon, pesawat ditembak jatuh karena mengebom basis Pasukan Demokratik Suriah (SDF), pasukan oposisi atau pemberontak Suriah yang didukung Barat, serta pasukan Kurdi.

Baca juga: Ancam Tembak Jatuh Jet Tempur AS di Suriah, Rusia Diledek

”Kami tidak mencari konflik dengan pihak manapun di Suriah selain ISIS, tapi kami tidak akan ragu membela diri atau mitra kami jika diancam,” kata juru bicara Pentagon Kapten Jeff Davis kepada Fox News, yang dikutip Selasa (20/6/2017).

Kepala Staf Gabungan Militer AS Jenderal Joseph Dunford melipatgandakan retorika tersebut pada pidato hari Senin di National Press Club.

”Saya yakin bahwa kita masih berkomunikasi antara pusat operasi kami dan pusat operasi federasi Rusia, dan saya juga yakin bahwa kekuatan kita memiliki kemampuan untuk menjaga diri sendiri,” ujar Dunford.

Juru bicara Pentagon lainnya, Mayor Adrian JT Rankine-Galloway mengatakan bahwa pesawat koalisi akan terus melakukan operasi di seluruh Suriah, yang menargetkan pasukan ISIS dan memberikan dukungan udara untuk pasukan mitra koalisi di lapangan.

”Sebagai hasil pertemuan baru-baru ini yang melibatkan rezim pro-Suriah dan pasukan Rusia, kami telah mengambil langkah-langkah bijaksana untuk memposisikan ulang pesawat di Suriah sehingga terus menargetkan pasukan ISIS sambil memastikan keamanan awak pesawat kami mengingat ancaman yang diketahui di ruang pertempuran,” ujar Rankine-Galloway dalam sebuah pernyataan.
(mas)
Berita Terkait
Suriah Murka! Sebut...
Suriah Murka! Sebut Serangan AS Bagian dari Agenda Bermusuhan
Serangan AS di Suriah...
Serangan AS di Suriah Tewaskan Pemimpin Senior ISIS
Pasukan AS Tewaskan...
Pasukan AS Tewaskan Dua Pentolan ISIS dalam Serangan di Suriah
Mampukah Serangan Balas...
Mampukah Serangan Balas Dendam Trump Melemahkan ISIS di Suriah?
Pemimpin ISIS Abu al-Hasan...
Pemimpin ISIS Abu al-Hasan Tewas dalam Pertempuran
Sekutu AS Tuduh Turki...
Sekutu AS Tuduh Turki Beri Zona Aman untuk ISIS
Berita Terkini
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
7 menit yang lalu
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
1 jam yang lalu
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
2 jam yang lalu
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
3 jam yang lalu
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
4 jam yang lalu
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
4 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved