Mampukah Serangan Balas Dendam Trump Melemahkan ISIS di Suriah?

Sabtu, 20 Desember 2025 - 19:18 WIB
loading...
Mampukah Serangan Balas...
Serangan balas dendam Trump sulit melemahkan ISIS di Suriah. Foto/X/@sentdefender
A A A
WASHINGTON - Militer Amerika Serikat “menyerang para preman ISIS [ISIL] di Suriah”, kata Presiden Donald Trump, seminggu setelah dua tentara AS dan seorang penerjemah tewas di kota Palmyra, Suriah.

Dalam pidato Jumat malam di Rocky Mount, Carolina Utara, Trump mengatakan dia “memerintahkan serangan besar-besaran terhadap teroris yang membunuh tiga patriot hebat kita minggu lalu”.

“Itu sangat sukses. Itu tepat sasaran,” tambah presiden. “Kami menyerang setiap lokasi dengan sempurna dan kami memulihkan perdamaian melalui kekuatan di seluruh dunia.”

Mampukah Serangan Balas Dendam Trump Melemahkan ISIS di Suriah?

1. 5 Anggota ISIS Tewas

Rami Abdel Rahman, kepala Observatorium Hak Asasi Manusia Suriah, mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa “setidaknya lima anggota” ISIS tewas di provinsi Deir Az Zor, Suriah timur, termasuk pemimpin sel yang bertanggung jawab atas drone di daerah tersebut.

Sebuah sumber keamanan Suriah mengatakan kepada AFP bahwa serangan AS menargetkan sel-sel ISIS di gurun Badia yang luas di Suriah, termasuk di provinsi Homs, Deir Az Zor, dan Raqqa, dan tidak termasuk operasi darat.

Trump secara terpisah menulis di platform Truth Social miliknya bahwa pemerintah Suriah, yang dibentuk setelah jatuhnya rezim Bashar al-Assad pada akhir tahun 2024, "sepenuhnya mendukung" operasi militer AS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
AS Kembali Gempur Iran...
AS Kembali Gempur Iran Usai Insiden Helikopter Apache di Selat Hormuz
Ditolak AS, Omar Artan...
Ditolak AS, Omar Artan Wasit Piala Dunia asal Somalia Disambut bak Pahlawan di Negaranya
Rekomendasi
Bukti Fundamental Solid,...
Bukti Fundamental Solid, BRI Alokasikan Rp500 Miliar Demi Buyback Saham
BOLT Berkurban: Satu...
BOLT Berkurban: Satu Momen, Seribu Kebaikan
Mahasiswa UNJ Beraksi,...
Mahasiswa UNJ Beraksi, Pengendara Kompak Bunyikan Klakson sebagai Bentuk Dukungan
Berita Terkini
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved