Rudal Korut Mendarat di Laut Dekat Rusia

Minggu, 14 Mei 2017 - 23:18 WIB
Rudal Korut Mendarat...
Rudal Korut Mendarat di Laut Dekat Rusia
A A A
SEOUL - Para pejabat Korea Selatan (Korsel) dan Amerika Serikat (AS) mengatakan Korea Utara (Korut) telah menembakkan sebuah rudal balistik. Uji coba itu menunjukkan negara komunis yang tertutup tersebut menolak seruan untuk mengendalikan program senjata.

Menentang seruan untuk mengendalikan program senjatanya, Korut melepaskan sebuah rudal balistik yang mendarat di laut dekat Rusia.

Komando Pasifik militer AS mengatakan bahwa mereka menilai jenis rudal yang ditembakkan pada Minggu (14/5/2017) pagi tidak sesuai dengan rudal balistik antar benua. Meski begitu tidak merubah penilaian terhadap ancaman yang diberikan oleh Korut.

Menteri Pertahanan Jepang Tomomi Inada mengatakan bahwa rudal itu bisa jadi tipe baru. Rudal ini terbang selama 30 menit, atau 700km, dan mencapai ketinggian lebih dari 2000km, sebelum jatuh ke laut.

Seorang pejabat AS, yang berbicara tanpa menyebut nama, mengatakan bahwa rudal tersebut mendarat sejauh 97km selatan wilayah Vladivostok Rusia, mendorong Gedung Putih untuk merujuk Moskow dalam sebuah pernyataan tentang insiden tersebut.

"Dengan dampak rudal yang begitu dekat dengan tanah Rusia - sebenarnya, lebih dekat ke Rusia daripada ke Jepang - Presiden tidak dapat membayangkan bahwa Rusia akan senang," kata Gedung Putih seperti dikutip dari SBS.com.au.

Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden China Xi Jinping pun membahas situasi tersebut, termasuk peluncuran rudal terbaru. Keduanya lantas menyatakan keprihatinan bersama tentang meningkatnya ketegangan.

Pasca uji coba itu, Unit pertahanan udara Rusia di wilayah perbatasan dengan Korut dan China dilaporkan telah diperintahkan untuk bersiaga. Penyiagaan unit pertahanan udara adalah salah satu bentuk pencegahan akan adanya insiden yang tidak diinginkan.

Namun, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan, rudal yang ditembakan Korut tidak menimbulkan ancaman apapun kepada mereka. Rudal tersebut jatuh cukup jauh dari wilayah Rusia.
(ian)
Berita Terkait
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Korea Utara Sebut Presiden...
Korea Utara Sebut Presiden Korea Selatan Picu Perang Nuklir
Korea Selatan: Serangan...
Korea Selatan: Serangan Nuklir Jadi Akhir Rezim Korea Utara
Korea Selatan Desak...
Korea Selatan Desak China Bantu 'Jinakkan' Korea Utara
Korea Selatan: China-Rusia...
Korea Selatan: China-Rusia Kunci Denuklirisasi Korea Utara
Korea Selatan: 1.100...
Korea Selatan: 1.100 Tentara Korea Utara Dibantai Ukraina
Berita Terkini
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
41 menit yang lalu
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
4 jam yang lalu
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
5 jam yang lalu
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
6 jam yang lalu
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
7 jam yang lalu
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
7 jam yang lalu
Infografis
Pesawat Airbus A400M...
Pesawat Airbus A400M Mendarat di Lanud Halim, Perkuat Armada Tempur TNI AU
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved