Pemimpin ISIS Afghanistan Tewas Diserbu 50 Pasukan Khusus AS

Senin, 08 Mei 2017 - 09:36 WIB
Pemimpin ISIS Afghanistan...
Pemimpin ISIS Afghanistan Tewas Diserbu 50 Pasukan Khusus AS
A A A
KABUL - Pemimpin Islamic State (ISIS) di Afghanistan, Abdul Hasib, tewas setelah markasnya diserbu 50 pasukan khusus Amerika Serikat (AS) dan 40 tentara Afghanistan. Kematian Hasib telah dikonfirmasi pemerintah Afghanistan, Senin (8/5/2017).

Hasib tewas dalam sebuah serangan pada Kamis dini hari lalu di wilayah Provinsi Nangarhar.

Presiden Afghanistan Ashraf Ghani dalam sebuah pernyataan membenarkan kematian Hasib menyusul spekulasi bahwa bos ISIS itu telah dibawa keluar dalam operasi militer.

Hasib diangkat jadi pemimpin ISIS di negara itu pada tahun lalu menyusul kematian pendahulunya, Hafiz Saeed, akibat serangan drone AS.

Dia diyakini telah memerintahkan serangkaian serangan tingkat tinggi termasuk serangan pada bulan Maret di rumah sakit militer di Kabul. Serangan saat itu dilakukan sekelompok militan yang menyamar sebagai dokter.

Pasukan gabungan AS-Afghanistan dalam sebuah pernyataan setelah operasi tersebut mengatakan bahwa tentara telah terlibat dalam baku tembak selama tiga jam.

“Dalam beberapa menit pendaratan, pasukan gabungan kami berada di bawah tembakan yang intens dari berbagai arah dan dalam posisi pertempuran yang dipersiapkan dengan baik,” bunyi pernyataan itu.

”Namun, pasukan kami berhasil menagatasi musuh, membunuh beberapa pemimpin senior ISIS dan lebih dari 35 milisi,” lanjut pernyataan pasukan gabungan, seperti dikutip Daily Mirror.

Bulan lalu, seorang juru bicara Pentagon mengatakan bahwa Hasib mungkin telah terbunuh dalam sebuah serangan oleh AS dan pasukan khusus Afghanistan di Nangarhar, di mana dua tentara Rangers AS—Joshua Rodgers dan Cameron Thomas—terbunuh.

Pada tanggal 13 April, pasukan Amerika menjatuhkan salah satu bom non-nuklir terbesar yang dikenal sebagai “Ibu Semua Bom” di Afghanistan. AS mengklaim target megabom itu adalah kompleks terowongan yang digunakan oleh militan ISIS di Distrik Achin, Nangarhar.
(mas)
Berita Terkait
Senator Republik: Amerika...
Senator Republik: Amerika Serikat Akan Kembali ke Afghanistan
Hengkang dari Afghanistan,...
Hengkang dari Afghanistan, Biden kepada ISIS-K: Kami Belum Selesai dengan Anda
Pasukan Afghanistan...
Pasukan Afghanistan Gagalkan Rencana ISIS Habisi Kuasa Usaha AS
Taliban Tolak Kerja...
Taliban Tolak Kerja Sama dengan AS untuk Perangi ISIS
Buru Bos ISIS-K, AS...
Buru Bos ISIS-K, AS Tawarkan Hadiah Rp143,9 Miliar
AS: ISIS Dalang Pembantaian...
AS: ISIS Dalang Pembantaian RS Bersalin Kabul Termasuk 2 Bayi
Berita Terkini
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
30 menit yang lalu
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
1 jam yang lalu
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
2 jam yang lalu
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
2 jam yang lalu
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
3 jam yang lalu
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
3 jam yang lalu
Infografis
Khamenei Tewas, 4 Nama...
Khamenei Tewas, 4 Nama Masuk Bursa Calon Pemimpin Tertinggi Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved