Pasukan Afghanistan Gagalkan Rencana ISIS Habisi Kuasa Usaha AS

Rabu, 13 Januari 2021 - 09:35 WIB
loading...
Pasukan Afghanistan...
Pasukan Afghanistan berhasil menggagalkan rencana ISIS membunuh kuasa usaha AS. Foto/Business Recorder
A A A
KABUL - Pihak berwenang Afghanistan mengatakan bahwa mereka telah menggagalkan rencana kelompok ISIS untuk membunuh utusan tertinggi Amerika Serikat (AS) di Kabul. Pernyataan itu muncul seiring gelombang pembunuhan yang ditargetkan terus mengguncang negara itu.

"Petugas intelijen membongkar sel empat anggota ISIS di provinsi timur Nangarhar yang telah direncanakan untuk membunuh Ross Wilson serta pejabat Afghanistan," kata Direktorat Keamanan Nasional (NDS) Afghanistan seperti dikutip dari Al Araby, Rabu (13/1/2021).

Ross Wilson adalah Kuasa Usaha AS di Kabul. Ia dengan tegas mengutuk serangkaian pembunuhan di ibu kota dan kota-kota terkemuka Afghanistan lainnya termasuk jurnalis, aktivis, dan politisi dalam beberapa bulan terakhir.



"Pembunuh utusan utama dan fasilitator sel tersebut, Abdul Wahed, telah merencanakan untuk membunuh duta besar AS di Afghanistan serta beberapa pejabat tinggi Afghanistan," kata NDS dalam pernyataannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Kuasa Hukum Prioritaskan...
Kuasa Hukum Prioritaskan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan saat Penyerahan ke Kejaksaan
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Bangun Sinergitas, Pemkot...
Bangun Sinergitas, Pemkot Bogor Bersama Pelaku Usaha Ikuti Kompetisi Padel
Berita Terkini
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved